Tidak Ada Rasis di Pemilihan Gubernur NTB 2018

Ketua Gemar NTB baju hitam Tengah bersama tim gemar KSB( foto: Awi_kanalindonesia.com)

KANALINDONESIA.COM, MATARAM: Erwin Afandi Ketua relawan Gerakan Muda Ahyar Abduh Nusa Tenggara Barat (GEMAR NTB) yang mendukung pasangan Ahyar-Mori Hanafi (AMAN) di pemilihan gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) 27 Juli 2018 nanti menyatakan tak ada rasis dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung menduduki NTB satu (1) 2018.

Didunia maya jejaring social facebook belakangan ini rame di bicaraka terkait isu Rasis yang menyudutkan salah satu pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur nusa tenggara barat NTB.” Tidak ada Rasis seperti yang di unkapkan salah satu pendukung calon gubernur , yang masyarakat pertanyakan adalah kontribusinya bukan masalah rasisnya.” ungkap Erwin Afandi Saat di wawancarai Reporter media ini jumat 12/01/2018 di mataram.

Erwin Afandi menambahkan Pemilihan gubernur tahun 2013 lalu ia pernah menjadi tim sukses dari salah satu calon gubernur yang berasal dari pulau sumbawa dan tak ada yang mempertanyakan terkait Rasis karna masyarakat tau dan mengenal sosok yang mencalonkan diri pernah berbuat untuk Nusa Tenggara bara ini ia juga mencontohkan Harun Arasid mantan gubernur NTB yang berasal dari bima M.Amin dari sumbawa dan kyai Zul dari sumbawa barat.

” Mereka telah berbuat untuk NTB membangun daerahnya masing masing dan mereka yang telah membangun daerahnya tidak di pertanyakan warga NTB. Mungkin saja saat ini salah satu pasangan calon tiba tiba datang dan mencalonkan diri sebagai Gubernur, Itu yang sebenarnya membuat masyarakat pertanyakan dan beropini dia pernah bebuat apa di tanahnya sendiri sedangkan selama ini yang bersangkutan membangun di daerah lain .” ucap Erwin Afandi.

Menurut Erwin Afandi “Siapapun boleh mencalonkan diri menjadi kepala daerah di manapun di NKRI ini termasuk di NTB selama dia Warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku,” cetusnya

Ketua GEMAR NTB menghimbau ke seluruh tim relawan Gemar dan pendukung paslon lainnya untuk tidak menciptakan Seolah olah Pilgub NTB 2018 ini Ada Rasis.”Kalu mau cari poluler dengan cara yang Lebih baik dan elegan lah jangan dengan memecah belah persaodaraan dengan cara cara kurang tepat seperti itu.” tutupnya.

Pemilihan gubernur dan wakil periode 2018-2023 telah melalui tahap pendaftaran dari empat (4) calon gubernur NTB satu di antaranya Paslon Ali-Sakti menggunakan jalur independen, Zul-Rohmi di usung partai Demokrat dan PKS, Suhaili-Amin di diusung partai Golkar, PBB dan Nasdem. Sedangkan Ahyar-Mori Hanafi Di usung 6 partai diantaranya PPP, Grindra, PDI Perjuangan, PAN, PBB, Hanura dan satu partai pengusung PKPI.(Awi)