Ketua DPC Partai Demokrat KSB Kritik Bupati Terkait Rekrutmen PT.Mac Mahon

Mustakim Patawari Ketua DPC Partai Demokrat Sumbawa Barat

KANALINDONESIA.COM, SUMBAWA BARAT: Tahap seleksi pelamar pencari keja PT. Mac Mahon sudah mulai dilakukan tim rekrutmen yang diketuai langsung orang no satu di Bumi Pariri Lema Bariri KSB, Kamis( 11/01/2018) kemarin tim rekrutmen resmi mengumumkan hasil pelamar yang lulus tahapan administrasi dan yang gugur administrasi.

Belum usai pelamar yang lolos tahap administrasi melakukan regestrasi ulang, Sekelompok pemuda lingkar tambang diberitakan demo menuntut kuota yang dijanjikan pemerintah kecamatan setempat.

Lagi lagi Ketua Dewan Pimpinan Cabang(DPC) Partai Demokrat Sumbawa Barat, Mustakim Patawari yang juga anggota DPRD Sumbawa Barat angkat bicara terkait isu-isu yang berkembang tentang rekrutmen PT Mac Mahon.

Pasalnya, menurut Mustakim Patawari, bupati Sumbawa Barat kurang relatif peka terhadap hal-hal yang kurang normatif dan etis.

“Seharusnya bupati peka dengan hal-hal yang kurang normatif dan etis dan seharusnya bupati tidak menjadi bagian dari rekrutmen sebuah perusahaan swasta itu, belum apa-apa sudah ada gejolak,” ucap anggota dewan dari Partai Demokrat Mustakim Patawari kepada kanalindonesia.com, Sabtu (13/01/2018) di Mataram kemarin.

Lebih lanjut dikatakanya,”memang tidak ada aturan yang melarang hal tersebut, namun bupati sendiri harus jeli melihat kondisi dan situasi yang ada. Ingat bupati adalah kader partai, wajar jika rakyat mencurigai hal-hal yang negatif terjadi karena adanya unsur kepentingan. Ada baiknya jika rekrutmen tersebut diserahkan ke dinas terkait , karena dinas adalah pembantu kepala daerah dan itu memang tugas dari dinas terkait. Kenapa tidak dipercayakan ke dinas terkait,” kata Mustakim Patawari anggota dewan komisi tiga DPRD Sumbawa Barat itu.

Ia juga menambahkan,”andaikan saya menjadi kepala Disnakertrans, sejak saya menerima dan mengetahui bupati sendiri yang menjadi ketua rekrutmen itu, saya sebagai kepala dinas hari dan detik itupun saya akan mengundurkan diri. kenapa..? Karena, betapa tidak percayanya bupati ke instansi yang seharusnya mengurus hal tersebut, kalau seperti itu percuma dong ada kepala Disnakertras,” urai Mustakim.

Mustakim Patawari juga menanggapi pernyataan Bupati Sumbawa Barat beberapa waktu yang lalu terkait kepedulian bupati terhadap rakyatnya dalam stetmen bupati mengatakan, “apapun akan saya lakukan untuk rakyat Sumbawa Barat”. Kalau seperti itu bentuk  kepedulian bupati terhadap rakyatnya kenapa tidak sekalian bupati menjadi ketua tim Rekrutmen Tenaga Kerja Kndonesia (TKI)  yang akan ke luar negri kan bagus itu agar warga KSB merasa terjamin dan merasa dipedulikan pemimpinnya. Bila perlu disetiap ada rekrutmen tenaga kerja penerimaan CPNS penerimaan siswa baru dan lain-lainnya bupati saja yang menjadi ketuanya, kan bagus itu dan saya orang pertama yang angkat topi memberi penghargaan untuk beliau bupati,” tutupnya.(Awi)