Sudah 2 Minggu Pelajar SMP Di Lamongan Hilang Sampai Kini Belum Ditemukan

KANALINDONESIA.COM

Adelia Rizki Ferdiana

. LAMONGAN; Orang tua mana yang tidak cemas, bingung dan khawatir ketika anak gadisnya tidak kunjung pulang hampir 2 minggu terakhir. Perasaan itu dirasakan oleh pasangan suami-istri (Pasutri) Maulana Anwar Arif dan Shoinah Dwi Agustina  sehari-hari hinga saat ini. Pasutri yang tinggal di Jalan Merpati 89 Kota Lamongan ini telah kehilangan salah satu anaknya yang bernama Adelia Rizki Ferdiana (13) sejak malam Tahun Baru 2018 yang lalu.   

Menurut Arif, panggilan akrab Maulana Anwar Arif mengatakan, Adelia anak saya itu pendiam,  di kampung tidak ada teman akrab. ” Makanya saya kesulitan kemana mencari anak saya, saya coba ke teman sekolahnya juga demikian. Kami mendatangi ke sekolahnya juga minim informasi. Bahkan kami sudah melaporkan juga ke kepolisian mengharap anak kami bisa ditemukan segera, ” katanya dengan mimik kebingungan.
Hilangnya Gadis manis yang duduk di kelas VII A SMP Negeri 4 Lamongan itu bermula saat menjelang malam tahun baru 2018. Dirinya juga sempat berpamitan pada kedua orang tuanya, Kamis (31 Desember) 2017 sekitar pukul 18:00 WIB untuk melihat kembang api menyambut malam tahun baru. Dia pergi tidak membawa motor karena menurut penuturan orang tuanya kepada kanalindonesia.com, Senin (15/1/2018), Adelia tidak bisa mengendarai motor tetapi hanya membawa HP. Kecemasan pun dirasakan oleh Arif dan istrinya, karena ke esok harinya, (1 Januari) 2018 terjadi Loss Contack, ponsel sudah tidak dapat dihubungi lagi.
Semula kedua orang tua mengira, anak ke -2 dari tiga bersaudara itu menginap di Jalan Nakula 11 perumahan Javalen, yang tak lain adalah rumah korban juga. Berbagai upaya pun sudah dilakukan oleh Arif dan istrinya untuk menemukan anaknya tersebut. Salah satunya, menurut Arif, dirinya sudah mendatangi sekolah tempat anaknya belajar, yaitu SMP Negeri 4 Lamongan. Bahkan, Arif juga mengaku sudah melaporkan hilangnya Adelia ini ke polisi pada Sabtu lalu (6/1/2017).
 
Disinggung mengenai perlakuan dan tindakan terhadap anaknya, kedua orang tua mengaku tidak pernah melakukan kekerasan. “Selama ini saya dan bapaknya tidak pernah melakukan kekerasan terhadap anak saya. Jika ada hal bicara agak keras sedikit itu sifatnya wajar-wajar saja, sebagaimana orang tua terhadap anak, ” kata Shoinah pada kanalindonesia.com.
Kedua Pasutri awalnya enggan memberikan keterangan pada beberapa awak media saat mendatangi rumahnya, dengan alasan malu jika dipublikasikan. Setelah diberi penjelasan dan pengertian akhirnya mau memberikan keterangan untuk dipublikasikan.
Pasangan Suami-istri ini sayangnya lupa dengan pakaian yang dikenakan anaknya saat pergi ke luar rumah tersebut. Arif hanya bisa menyebutkan ciri-ciri Adelia secara fisik yakni usianya 13 tahun dengan tinggi 160 cm dan kulit putih serta berambut keriting dan berkerudung.
 
“Kami berharap jika ada masyarakat yang mengetahui keberadaanya bisa menghubungi kami pada nomor telepon, 081230818751 082231658855, 085230085744 atau ke kepolisian,” harap Shoinah. (Omdik)