Kapolres Trenggalek: Polisi dan Bhayangkari Harus Netral di Pilkada dan Pemilu

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Seribu lebih  personel Kepolisian dan Bhayangkari jajaran Polres Trenggalek dihadirkan guna menerima arahan dari Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S. Arahan tersebut  menegaskan tentang sikap dan posisi Polri yang menjunjung tinggi netralitas  dalam Pilkada Jatim 2018 maupun Pemilu yang akan datang. Pengarahan berlangsung di Hall Hotel Bukit Jaas Permai Trenggalek, Sabtu (20/01/2018).

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S mengatakan, pertemuan ini sangat penting. Karena menyangkut instruksi dan perintah terkait dengan situasi Kamtibmas menjelang Pilkada 2018. Anggota dan PNS Polri dilarang keras terlibat politik praktis, berpihak dalam bentuk apapun terhadap pasangan calon (paslon).

“ Kami tegaskan, sikap dan posisi Polri dalam Pilkada Jatim maupun Pemilu adalah netral, tidak memihak atau mendukung pasangan calon tertentu. Baik Polri maupun Bhayangkari dilarang keras terlibat politik praktis baik langsung maupun tidak langsung,’’ tegas Didit.

Dijelaskan, ada 12 poin larangan yang wajib dipedomani bagi seluruh anggota Polres Trenggalek yakni, dilarang mendeklarasikan diri, menerima atau meminta hadiah, menggunakan atau memasang atribut menghadiri dan menyebarluaskan gambar paslon.

Serta foto bersama paslon, memberikan dukungan politik dan keberpihakan, menjadi tim sukses, menggunakan kewenangan yang dapat menguntungkan atau merugikan Paslon, memberikan fasilitas dinas atau pribadi untuk kepentingan Paslon, Black Campaign menginformasikan hasil penghitungan suara dan menjadi panitia umum Pemilu.

“Tugas kita adalah menjaga Kamtibmas agar kondusif selama Pilkada. Laksanakan tugas secara professional,’’ucapnya.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Trenggalek Ny. Mala Didit BWS di hadapan para Bhayangkari mengatakan, tugas pokok Bhayangkari adalah mendampingi dan mendukung tugas-tugas suami sebagai anggota Polri. Oleh sebab itu, sangat penting menjaga etika dalam pergaulan sehari-hari karena apapun yang dilakukan akan berdampak pula pada Polri secara umum.

“Jaga etika saat bergaul dengan masyarakat. Bagaimana caranya ? Bertindak sopan santun, tunjukkan sikap ramah dan mengayomi serta hidup sederhana atau tidak berlebihan. Masyarakat tidak hanya menilai kita sebagai pribadi namun juga sebagai sosok istri Polisi,’’ pungkasnya. (hamzah)