Pariwisata Pantai Pasir Putih Maluk Minim Sentuhan Pemerintah Sumbawa Barat

KANALINDONESIA.COM, SUMBAWA BARAT: Berbicara Pariwisata pantai, mungkin tidak asing lagi di telingan para wisatawan yang hobi berselancar dan menikmati pemandangan  dengan suasana santai di pagi, siang dan sore.

Nah pantai yang satu ini, yang ada di desa pasir putih, kecamatan maluk, kabupaten sumbawa barat, NTB. Yang sudah menggaung namanya ke pelosok negri bahkan ke mancanegara namun sayangnya minim sentuhan pemerintah daerah setempat.  Pantai yang berpasir putih ini juga beberapa kali di liput stasiun televisi nasional loh di beberapa acara televisi tersebut. bahkan juga pantai ini pernah menjadi salah satu tempat pengambilan vidio filem nasioanal.

Namun sayangnya selama beberapa kurun waktu pariwisata pantai pasir putih yang kini berganti namanya menjadi Teluk Balas itu sangat minim sentuhan pemerintah setempat dan dinas terkait Sumbawa Barat bahkat tidak pernah terjamah pemda. Pasalnya bangunan dan tempat yang dulunya di bangun PT AMNT kini telah hancur lebur dan berantakan. Bahkan pantai itu tidak perna mendapatkan kue pembangunan yang berasal dari pemerintah daerah sumbawa barat.

“Dulu pantai ini ramai di kunjungi wisatawan, tapi semenjak terkena abrasi dan bangunan yang ada hancur pentai ini sepi pengunjung,” ucap salah satu pedagang yang ada di pantai teluk balas desa pasir putih kepada reporter kanalindonesia.com.

Bahkan menurutnya semenjak bangunan yang di bangun PT AMNT itu hancur tidak ada perhatian dari pemerintah setempat maupun dinas terkait.

“Selama ini tidak ada sama sekali perhatian dari pemerintah terkait untuk membenahi fasilitas yang telah hancur berantakan yang pernah di bangun PT AMNN.” imbuhnya.

Kondisi pariwisata pantai yang sepanjang pantai dengan pasir putih itu pun di penuhi dengan sampah sampah yang berserakan, tak karuan membuat pemandangan pantainya tidak elok lagi di pandang mata bahkan begitu memasuki area wisata pantai mata sudah di hidangkan dengan pemandangan sampah yang berserakan di mana mana.

“Sayang sekali kalau tidak ada perhatian dari pemerintah terkait, pantai ini idah hanya saja kurang sentuhan dari pemerintah setempat.” ujar salah satu pengunjung yang datang dari luar KSB saat reporter kanalindonesia.com bersesempatan mewawancarainya dan meneguk es kelapa muda di salah satu stand yang ada di pantai teluk balas pasir putih itu.

Ia berharap sebagai wisatawan, kedepannya pantai yang sudah tidak asing lagi di telingan wisatawan lokal maupun mancanegara ini di perhatikan dan di benahi pemerintah setempat. Hingga bisa mendatangkan investor dalam bidang pariwisata.

“Untuk memancing investor harusnya pemerintah paham dengan kebersihan dan kenyamanan setempat, tapi jikan tempatnya saja jorok kotor bagai mana investor mau berinvestasi? Sudah bagus di maluk ini semua sudah mendukung dari perhotelan pertokoan bahkan perbangkan sudah ada beberapa bank yang ada. Tinggal pemerintah setempat mengelola dan memberi daya tarik agar para investor mau menanamkan sahamnya di sini.” kata wisatawan asal surabaya Davit Setevanus yang bermalam di salah satu hotel melati di pasir putih itu.(Awi)