Warga Sedayulawas Lamongan Berharap Cemas Ketika Anaknya dinyatakan Hilang di Gunung Raung  

Amin dan Kartiah orang tua dari Zaki Andika Putra yang dikabarkan hilang saat pendakian di Gunung Raung Banyuwangi mengharap cemas agar anaknya bisa ditemukan dan pulang dengan selamat. Foto:omdik_kanalindonesia.com

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Kehilangan buah hati yang begitu disayang bisa membuat orang tua depresi. Bahkan orang tua bisa kehilangan harapan hidupnya jika anak tercintanya sudah tak berada di sisi. Seperti yang dirasakan oleh sepasang suami istri Amin (65) dan istrinya Kartiah (57) warga RT.03 RW.03 Desa Sedayulawas Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan Jawa Timur ini menunggu kepastian nasib putranya bernama Zaki Andika Putra (22) yang beberapa hari kemarin dikabarkan hilang di lereng Gunung Raung Banyuwangi Jawa Timur.

Suasana rumah yang berada di satu gang kecil dikawasan padat penduduk tersebut beberapa hari ini sejak kabar hilangnya Zaki Andika Putra selalu ramai didatangi keluarga untuk menanyakan kabar maupun memberi semangat kepada sepasang suami istri yang berprofesi sebagai nelayan tersebut. Lelaki yang mencoba tegar tersebut tidak bisa menyembunyikan kesedihannya ketika kanalindonesia.com menyambangi ke rumahnya.

Amin mengatakan, anaknya yang di Solo Jawa Tengah sudah berangkat mencari adiknya langsung ke Banyuwangi dan dimungkinkan bergabung dengan tim SAR untuk menyisir lokasi terakhir Zaki bertemu dengan beberapa saksi yang dimintai keterangan di Pos pendakian. Disini semua bersama-sama berdo’a semoga Zaki cepat diketemukan.

“Saya selaku orang tua jelas sangat bersedih mas, saya berharap anak saya bisa diketemukan dan pulang dengan selamat untuk kumpul dengan kami lagi disini”, terang Amin sembari matanya berkaca-kaca.

Seperti yang diberitakan Seorang pendaki dikabarkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Raung, melalui Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi. Zaki Andika Putra (22), pendaki asal Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan ini diduga tersesat saat akan menuju puncak Gunung Raung. Tiga pendaki dari Solo melakukan pendakian sejak Selasa (30/1) lalu. Di sekitar Puncak Tusuk Gigi, satu pendaki tidak melanjutkan perjalanan karena kecapekan. Dua orang melanjutkan perjalanan ke puncak. Namun di tengah perjalanan angin turun sangat kencang, kabut tebal dan disertai petir.

Walaupun beralamat di Desa Sedayulawas Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan, Zaki Andika Putra saat ini sedang kuliah di salah satu perguruan tinggi di Kota Solo Jawa Tengah. Solo bagi Zaki merupakan kota keduanya karena semasa SMP dia mengenyam pendidikan di Solo sembari menuntut ilmu di Pondok Pesantren selama tiga tahun. Seusai itu dia balik lagi ke Lamongan untuk melanjutkan pendidikan di MA di Sedayulawas Brondong Lamongan.

Amin menambahkan kalau putra nomor empat dari tujuh bersaudara ini memang pendiam, sebelum berangkat ke Banyuwangi Zaki dan kedua temannya singgah dulu di Sedayulawas pada hari Kamis (25/1/2018) dan sempat menginap tiga hari hingga hari Sabtu (27/1/2018) mereka bertiga berangkat ke Surabaya dan dikabarkan juga menginap disana. Dan pada hari Rabu (31/1/2018) mendapatkan kabar yang tidak enak tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sedayulawas Nashiruddin Al Falahi yang juga tetangga orang tua Zaki mengatakan sejak ada kabar kalau warga Desa Sedayulawas hilang di Gunung Raung Banyuwangi, dia melapor kepada Maolan Kepala Desa Sedayulawas.

“Komunikasi terus kami bangun dengan keluarganya yang saat ini sedang menyusul ke Banyuwangi, untuk bisa mengabarkan kepada keluarga yang disini”, kata Nashiruddin.(Omdik)