Lamongan Offroad Society (LOS), Bersama Untuk Kita Semua

KANALINDONESIA.COM. LAMONGAN; Diawali dengan kegandrungan akan kendaraan offroad dan petualangan di tempat-tempat yang menantang di tanah air,  maka beberapa offroader dari wilayah Lamongan berkumpul dalam Lamongan Offroad Society yang lebih dikenal dengan LOS. Komunitas Lamongan Offroad Society (LOS) dibentuk pada April tahun 2015 oleh beberapa penggemar kendaraan 4 x 4 seperti Suzuki Jimny, Chevrolet Trooper, Land Rover dan Jeep dan masih banyak lagi.

“Sebenarnya komunitas ini lebih mengarah ke sosial, kita senang bersosialisasi terutama kalau ada bencana alam dan daerah-daerah terpencil yang perlu kita bantu dengan mobil four wheel drive,” jelas Abdul Mutholib salah satu pengurus

Sampai sekarang anggota LOS sudah beranggotakan 48 orang lebih yang semuanya berasal dari para offroader di wilayah Kabupaten Lamongan. Untuk saling mengakrabkan dengan para anggotanya, berbagai kegiatan pun kerap digelar LOS diantaranya bakti sosial dan mengikuti beberapa event offroad.

Selain kegiatan yang berhubungan dengan petualangan, LOS juga sangat tanggap terhadap korban bencana alam maupun kegiatan sosial yang lain. Setiap ada yang membutuhkan LOS selalu ingin yang terdepan untuk membantu secara aktif tanpa meminta imbalan apapun terhadap korban bencana alam memang sudah menjadi komitmen ketika komunitas ini dibentuk.

”LOS dibentuk sebagai semangat kebersamaan dan solidaritas offroader. Jadi di LOS tidak pernah melihat apa merk mobil yang digunakan dan siapa pemiliknya. sebentar lagi kita akan mengadakan kegiatan Offroad ke Gunung Bromo minggu depan,” ujarnya.

Tentunya dalam melintasi medan yang berat komunitas LOS mempunyai beberapa pengalaman unik yang tidak pernah ditemukan sebelumnya.”Kalau di tempat-tempat tertentu yang menyeramkan pasti ada mistisnya, terutama teman-teman  yang mempunyai sixth sense. Bahkan ada yang melihat penampakan dalam suatu perjalanan ketika mendekati senja,” tambahnya.

Selain mobil yang digunakan untuk menjangkau ke tempat terpencil, LOS juga menggunakan motor untuk menggapai ke medan yang sangat sulit ditempuh. “Ya, terlebih lagi mengedepankan semangat kebersamaan dan solidaritas sosial,”pungkas Abdul. (Omdik)