Diduga Kesetrum Jebakan Tikus, Seorang Santri ditemukan Tewas di Sawah

Petugas Kepolisian dan kesehatan mengevakuasi jasad korban dari tempat dimana dia temukan.( FOTO : Omdik_kanalindonesia.com)

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Jebakan tikus yang dipasang di persawahan kembali memakan korban. Kali ini, korbannya adalah seorang santri. korban diduga tewas akibat terkena setrum listrik jebakan tikus yang dipasang pada area persawahan Desa Karang Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan, Jawa Timur pada hari Jum’at (9/2/2018) pukul 05.00 WIB. Korban dketahui bernama Mohammad Idrus Gunawan (14) warga Desa Siman Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan yang tercatat sebagai santri Pondok Pesantren Tanfidz Al Furqon Desa Karang Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan.

Peristiwa itu, berawal saat 3 orang santri Ponpes Tanfidz Al Furqon (termasuk korban) keluar pondok dengan cara sembunyi-sembunyi tanpa seijin keamanan pondok untuk pergi ke warung kopi di sekitar pondok, pada Kamis (8/2/2018) sekira pukul 22.00 WIB.
Di warung kopi tersebut korban dan teman-temannya hingga dini hari. Sekitar jam 02.50 WIB korban dan teman-temannya bermaksud kembali ke pondok, namun jalan yang dipilih korban adalah melalui pematang sawah, dikandung maksud bisa lekas sampai di lokasi pondok pesantren lebih cepat.
Naas ketika korban melewati pematang sawah tersebut korban terpeleset dan tersentuh jaringan listrik jebakan tikus yang memang banyak dibuat untuk menanggulangi hama pengerat tersebut yang akhir-akhir ini banyak menyerang persawahan di wilayah Kecamatan Sekaran.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Masrur pemilik sawah pada hari Jum’at (9/2/2018) jam 05.00 WIB saat dia bermaksud memeriksa jebakan tikus yang dia buat. Alangkah terkejutnya dia ketika melewati pematang yang menjadi tempat ditemukannya jasad korban. Dia melihat korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Segera dia menghubungi Kepala Desa Karang dan Pengurus Pondok Pesantren Tanfidz Al Furqon. Dengan dibantu warga maka pada jam 05.30 WIB jasad korban dibawa ke Puskesmas terdekat.
Kepala Desa Karang, Mochtar, kepada kanalindonesia.com membenarkan jika telah terjadi korban yang meninggal dunia di lahan persawahan di wilayah desanya.
“Korban meninggal dunia, diduga kuat karena terkena kabel aliran listrik yang berasal dari jebakan tikus yang ada di lahan persawahan milik Masrur turut wilayah Desa Karang Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan,” tegas Kepala Desa Karang, Moctar.
Dengan adanya kejadian tersebut, Kepala Desa berpesan kepada warga yang hendak pergi ke areal persawahan agar berhati-hati. Karena banyak sawah yang menggunakan aliran listrik untuk membasmi hama tikus.
Ditambahkannya, bagi masyarakat yang mempunyai kebiasaan menggunakan setrum listrik untuk membasmi tikus di sawah, diminta agar lebih memperhatikan keselamatan orang lain, karena hal itu memiliki resiko yang cukup tinggi salah satunya adalah dapat menghilangkan nyawa orang lain. Sebab, mereka tak tahu jika di sawah tersebut telah dipasang jebakan tikus yang dialiri listrik tegangan tinggi itu.
“Bagi petani yang menggunaan alat setrum listrik untuk menjebak tikus, kami ingatkan agar sawahnya diberi tanda, bahwa sawah tersebut telah dipasang alat jebakan tikus yang dialiri setrum listrik sehingga tak menimbulkan korban berikutnya,” tegasnya.(Omdik)