KONI Kabupaten Pacitan Gelar BimTek Pelaporan Dana Hibah

KANALINDONESIA.COM,Pacitan – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pacitan mengelar Bimbingan Teknis Perencanaan dan Pelaporan dana hibah tahun anggaran 2018 Agar dapat mengelola dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Ketua KONI Pacitan Sugi Haryanto, mengatakan ” Bintek KONI merupakan bagian dari program kerja Kabupaten Pacitan tahun 2018 yang berkaitan dengan penggunaan anggaran KONI dari alokasi dana Hibah. ”Anggaran dana hibah ini harus dikelola sebaik mungkin. Jangan sampai salah langkah dan salah arah dalam menggunakan anggaran, karena bisa-bisa berdampak hukum di belakang hari. Oleh karena itu, bimtek ini penting untuk dilaksanakan,’’katanya.

“Untuk anggaran KONI ditahun 2018 yang bersumber dari APBD, dana hibah sebesar Rp 1 miliar untuk semua cabang olahraga ( Cabor ). Untuk bisa mengakses dana hibah di Cabor tersebut ada SK kepengurusannya harus aktif, jika SK sudah habis masa kepengurusannya diharapkan segera mengurus ke cabang poprofnya masing-masing. Berdasarkan hasil monitoring ditahun yang lalu, Cabang Olaraga di KONI ini ada tiga kelompok, yakni ” Cabang Olahraga unggulan, Cabang Olahraga Potensial dan Cabang Olahraga masyarakat,” sambutnya.

Lebih lanjut, yang dimaksud cabang olahraga unggulan yaitu cabang olahraga yang sudah mencapai prestasi puncak pada porprov maupun Kejurprov, dan untuk Cabang olahraga Potensial adalah kegiatan rutin berupa pembinaan tetapi belum mencapai prestasi puncak. Sedangkan di Cabang Olahraga masyarakat yakni, olahraga yang digemari masyarakat pada umumnya seperti “sepak bola dan bola volly,” lanjutnya.

Sugi Haryanto juga menegaskan ” dana hibah Rp 1 miliar itu terbagi beberapa kegiatan, Rp 100 juta untuk dana rutin kegiatan kantor KONI dan Rp 50 juta untuk bonus para atlit yang meraih prestasi, sedangkan yang Rp 850 juta itu di bagai 26 cabang olahraga masing-masing. Kalau untuk visi misinya KONI ini adalah di tingkat Jawa Timur, sedangkan atlit yang masih berumur 17 tahun sebenarnya dibawah pembinaan Disparpora. kalau untuk KONi tingkatannya sudah di porprov yang dulunya diadakan 2 tahun sekali dan sekarang menjadi 4 tahun sekali. Diharapkan di tahun 2019 nanti Kabupaten pacitan bisa maju ke porprov, ” tegasnya

Ditambahkannya, yang menjadi kendala bagi KONI Kabupaten Pacitan,” kalau dulu mencapai Porprov itu dibiayai oleh Propinsi dan sekarang ini di biayai oleh Kabupaten masing-masing, itu yang menjadi berat bagi kami. Diharapkan Pemerintah Daerah mempersiapkan anggarannya di tahun 2019 nanti, ” itu harapan Ketua KONI Pacitan. (Bc)