MI Darul Ulum Pasinan Berhak Wakili Bojonegoro Pada KSM Tingkat Provinsi

KANALINDONESIA.COM. BOJONEGORO; Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2018 yang dilaksanakan Sabtu (10/2/2018) kemarin menjadi sejarah berharga bagi 3 siswa Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum Pasinan Baureno Bojonegoro Jawa Timur, sebab ketiga siswa tersebut berhasil membawa pulang juara KSM tingkat kabupaten yang dilaksanakan di MAN 1 Bojonegoro.

Mereka adalah Rahma Aulia Efendi yang berhasil membawa pulang juara 1 sains disusul oleh Talitha Zahira Aufa yang juga meraih juara 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia. Selanjutnya Salma Karima Sofie sebagai juara harapan 1 sains.

Kepala Madrasah MI Darul Ulum Pasinan Imron Nadjik menilai bahwa capaian ini sudah bagus dan patut disyukuri meski dinilai masih kurang maksimal. Sebab, masih ada beberapa capaian yang belum memuaskan, sehingga butuh pembinaan yang lebih baik lagi.

“Ini merupakan hasil bimbingan yang dilaksanakan setiap hari oleh pembimbing yang sudah ditunjuk. KSM kali ini akan kami jadikan bahan evaluasi untuk berbenah lagi agar nanti bisa lebih banyak yang menjadi juara. Doakan saja kami semoga tahun depan kami banyak dapat juara”, ujar Nadjik.

Namun dari para juara tersebut, hanya 2 siswa dari MI Darul Ulum Pasinan yang berhak mewakili Kabupaten Bojonegoro pada tingkat provinsi, yakni Rahma Aulia Efendi dan Talitha Zahira Aufa. Sebab, menurut petunjuk teknis yang ada, lomba di tingkat provinsi hanya diikuti oleh juara 1 dimasing-masing bidang dari kabupaten/kota di Jawa Timur.

Hal yang sama dikatakan oleh guru pembimbing Bahasa Indonesia Moch. Kusairi, selama persiapan KSM ini, pihak Madrasah memberikan jam pelajaran tambahan untuk peserta yang akan diikutkan dalam KSM, termasuk materi belajar untuk kelas 6.

“Rahma Aulia Efendi, Talitha Zahira Aufa dan Salma Karima Sofie menunjukkan bakat yang bagus dalam akademiknya. Siswi ini tidak hanya berhasil mengharumkan namanya, namun juga mengangkat nama MI Darul Ulum Pasinan Baureno,”ujarnya.

Sembunyikan kutipan teks
Lebih lanjut Kusairi menjelaskan dalam Pedoman Pelaksanaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2018 disebutkan bahwa KSM diharapkan mampu memupuk motivasi siswa untuk terus mencintai dan bergairah mempelajari bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Setelah memiliki dan mengamalkan ajaran agama Islam yang kuat dan menjadi panutan bagi yang lainnya, sebagai anak bangsa yang baik dan berakhlakul karimah, diharapkan setiap siswa madrasah mampu membangun bangsa khususnya di bidang IPTEK yang semakin hari semakin tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat saat ini.

Selain itu, kompetisi ini diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia yang berkarakter kuat, kokoh, tahan uji dan memiliki kemampuan yang handal dibidangnya dan mampu berkreasi memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Pada kegiatan ini juga peserta dilatih dan dibiasakan untuk selalu meningkatkan daya nalar, kreativitas dan berpikir kritis serta mampu mengaplikasikannya dalam setiap langkah pengembangan ke depan. Oleh karena itu, Kompetisi Sains Madrasah merupakan salah satu wadah strategis untuk merealisasikan tujuan pendidikan.(Omdik).