Dalami Kasus Suap Bupati Jombang Non-Aktif, KPK Kembali Periksa Sejumlah Pejabat

Sejumlah penyidik KPK saat melakukan pemeriksaan sejumlah pejabat di Polres Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG: Dalami kasus suap yang menjerat Bupati Jombang non-aktif, Nyono Suherli Wihandoko, sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kembali memeriksa sejumlah pejabat pemerintahan kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur.

Bertempat di ruang Graha Bhakti Bhayangkara Polres Jombang, tampak 8 penyidik KPK, sedang meneriksa sejumlah pejabat.

Sejak pagi pemeriksaan secara estafet dilakukan oleh beberapa penyidik KPK, termasuk sejumlah pejabat dari Dinas Kesehatan Jombang.

Hingga kini, belum ada pemberitahuan secara resmi dari juru bicara KPK, Febry Diansah. Apakah terkait dengan kasus suap, ataukah ini merupakan pengembangan membongkar dugaan kasus korupsi di kota Santri.

Diberitakan sebelumnya, mobil dinas mantan Bupati Jombang, Nyono Suherli Wihandoko, digledah dan disita oleh penyidik KPK di Polres Jombang, pada Selasa 13 Februari 2018.

Mobil tersebut diantar oleh ajudan Bupati berinisial M, yang sempat tertangkap tangan oleh KPK di sebuah restoran cepat saji, Stasiun Balapan Solo.(elo)