Hilda Kembali Ke Sekolah, SMK NU Sungelebak Lamongan Adakan Penyambutan

Hilda didaulat bernyanyi didepan guru dan teman-temannya pada acara penyambutan oleh SMK NU Sungelebak Karanggeneng Lamongan. Foto:omdik_kanalindonesia.com
Hilda didaulat bernyanyi didepan guru dan teman-temannya pada acara penyambutan oleh SMK NU Sungelebak Karanggeneng Lamongan. Foto:omdik_kanalindonesia.com

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Menjadi terkenal tak membuat Hilda Iftakhul Ummah menjadi sombong. Hal ini terlihat saat SMK NU Simo Sungelebak Karanggeneng Lamongan, Jawa Timur mengadakan acara penyambutan setelah dia mengikuti Liga Dangdut Indonesia yang diselenggarakan oleh salah satu televisi swasta nasional kita.

Dengan sebuah panggung tidak terlalu besar disiapkan di tengah halaman sekolah tersebut dengan maksud sebagai tempat penyambutan untuk Hilda juara tanpa mahkota pada Kamis (15/2/2018)

Mobil pun disiapkan, untuk transportasi dalam proses penjemputan Hilda dari rumah menuju ke sekolah yang tidak jauh, hanya berjarak 300 meter. Namun ternyata sangat mengejutkan, Hilda menolak dijemput dia lebih memilih dibonceng naik motor saja.

Wakil Kepala Sekolah SMK NU Sungelebak, Besar Handoko mengatakan, acara ini dibuat sebagai wujud apresiasi keluarga besar SMK NU terhadap salah satu siswanyanya yang sudah mengharumkan nama sekolahnya.

“Ini wujud perhatian kami kepada siswa kami, semoga bisa menjadi pemicu dan penyemangat bagi siswa lainnya untuk bisa berprestasi dalam bidang-bidang yang lain”, terangnya.

Dalam kesempatan tersebut pihak sekolah memberikan penghargaan berupa bebas biaya pendidikan selama Hilda mengenyam pendidikan di SMK NU Sungelebak Lamongan. Hilda saat ini tercatat sebagai sebagai siswa kelas XI berarti dalam waktu satu tahun ke depan Hilda gratis dalam bersekolah di sana.

Diketahui bersama dalam tanyangan Konser liga dangdut Indonesia yang disiarkan langsung beberapa hari kemarin di salah satu stasiun televisi nasional berbasis diawali dengan penampilan memukau dari Wahyuni Indiarti alias Yuni. Ia membawakan lagu “Anoman Obong” yang berhasil memukau dewan dangdut. Ia mendapat standing ovation dari Rosalina Musa dan Inul Daratista.

Satu-satunya duta pria dari Jawa Timur, Roy Gunawan tampil selanjutnya. Ia sukses mencuri perhatian saat membawakan lagu “Sapu Tangan Merah”. Lima dewan dangdut memberi standing ovation untuknya.

Selanjutnya ada Sherly Mardiana yang tampil dengan lagu “Bisik-Bisik Tetangga” yang penampilannya membuat Inul dan Iyeth Bustami berdebat. Kemudian tampil Hilda Iftakhul Ummah dengan lagu “Bunga Pengantin”. Dan ditutup dengan penampilan dari Emilia Romadona dengan “Akhir Sebuah Cerita”.

Hasil voting SMS menentukan Yuni sebagai juara jawa Timur. Dengan demikian Yuni akan mewakili provinsinya di babalkTop 34. Namun sayangnya, hasil akhir SMS tak diperlihatkan di layar sehingga tak diketahui berapa persen perolehan Yuni dan duta lainnya.

Bagi masyarakat Lamongan pada umumnya dan keluarga SMK NU Sungelebak khususnya menganggap Hilda juaranya karena suara Hilda lebih enak dan lebih baik daripada yang lain, ini terbukti bahwa komentatornya tidak mencela sedikitpun penampilan Hilda pada malam hari tersebut.

Riuh suasana menjadi-jadi ketika motor yang membawa Hilda memasuki gerbang sekolah yang berada dipinggir jalan raya tersebut. Teman-teman Hilda berteriak-teriak, untung keamanan sekolah sudah siap dengan segala cara. Panggung kecil pun siap menanti Hilda untuk memberikan kata-kata kepada teman-temannya.

“Terima kasih semuanya atas bantuan SMS dukungannya, saya mohon maaf tidak bisa memberikan sesuatu yang menjadi harapan masyarakat”, kata Hilda.

Sebagai kado istimewa Hilda Kepada keluarga besar SMK NU Sungelebak dan MTs Putra-Putri yang siswanya juga turut hadir disana, Hilda menyanyikan lagu Bunga Pengantin seperti yang dia suarakan ketika mengikuti konser.

Kehadiran siswa MTs Putra Putri Sungelebak tidak mengherankan karena MTs tersebut merupakan tempat belajar sebelumnya sebelum melanjutkan ke SMK NU. (omdik)