Langgar Hak Cipta Siaran Piala Dunia, 4 Hotel Bintang di denda 1 Milyar

Regional Director PT.ISM & PT.Nonbar (Kanan) : Tubagus Aria

KANALINDONESIA.COM, SEMARANG: Majelis hakim Pengadilan Niaga Negeri (PN) Semarang akhirnya mengabulkan gugatan PT Inter Sport Marketing (ISM) selaku pemegang hak siar penggunaan content tayangan sepak bola piala dunia 2014.

Dalam Persidangan yang di gelar pada Senin (05/03/2018) kemarin, majelis hakim mengeluarkan putusan yang mengabulkan gugatan PT.ISM/PT.Nonbar dan menyatakan secara sah dan meyakinkan bahwa Ros In Hotel Yogyakarta, Grand Zuri Hotel Yogyakarta, Merapi Merbabu Hotel Yogyakarta & Grand Artos Hotel Magelang melakukan perbuatan melawan hukum berupa pelanggaran atas hak cipta, serta menghukum masing – masing hotel tergugat untuk membayar kerugian kepada Penggugat sebesar Rp. 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah) serta membayar biaya perkara.

Regional Director PT.ISM sekaligus PT.Nonbar Tubagus Aria mengatakan sangat mengapresiasi putusan majelis hakim tersebut, hal ini membuktikan jika secara hukum gugatan PT.ISM/PT. Nonbar adalah legal dan Hak yang dimiliki oleh PT.ISM/PT.Nonbar diakui serta dilindungi secara hukum oleh negara.

“Artinya sudah sangat jelas secara hukum telah terbukti bahwa para pihak yang di gugat oleh kami melanggar hukum dan bersalah,” ujar Aria.

Sementara kuasa hukum PT.ISM & PT.Nonbar Wahyu Priyanka SH.MH juga menambahkan bahwa selama ini PT.ISM/PT.Nonbar telah memberikan somasi berulang kali serta membuka ruang mediasi bagi ke empat hotel tersebut, namun upaya tersebut mentok dan akhirnya klien kami terpaksa melakukan gugatan perdata kepada ke empat hotel tersebut untuk meruntuhkan keyakinan mereka yang selama ini kekeh merasa tidak bersalah.

“Setelah putusan ini, kami akan segera kembali menyusun gugatan perdata berikutnya kepada 8 hotel – hotel di DIY – Jateng yang juga diduga melanggar Hak Cipta Siaran Piala Dunia 2014,”ujar Wahyu.

Putusan Majelis hakim yang mengabulkan gugatan PT.ISM/PT.Nonbar dalam perkara pelanggaran hak cipta siaran piala dunia 2014 terhadap Ros In Hotel Yogyakarta, Grand Zuri Hotel Yogyakarta, Grand Artos Hotel Yogyakarta & Merapi Merbabu Hotel Yogyakarta bukanlah kali pertama, sebelumnya PT.ISM/PT.Nonbar juga telah memenangkan 10 gugatan perdata baik di tingkat Niaga, Kasasi Mahkamah Agung hingga PK terhadap hotel – hotel yang melanggar hak cipta siaran piala dunia 2014.

“Dari sisi pidana kami juga telah melakukan gugatan terhadap salah satu hotel bintang 4 di Jogja yang akhirnya juga kami menangkan,”ucapnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa PT.ISM selaku FIFA Media Right’s Holder untuk wilayah Indonesia, melakukan gugatan perdata kepada sejumlah hotel berbintang di jawa & Bali terkait penggunaan content tayangan Piala Dunia 2014 di area komersilnya tanpa seizin PT.ISM selaku pemegang hak Cipta dari FIFA.(ar)