Sebanyak 1.422 Anggota PPS Untuk Pemilu 2019 Diambil Sumpahnya Oleh Ketua KPU Lamongan

Perwakilan PPS seusai diambil sumpah dan janjinya mendapatkan ucapan selamat dari Wakil Bupati Lamongan. Foto:omdik_kanalindonesia.com

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lamongan, Imam Ghozali pada Kamis (8/3/2018) pukul 09.30 mengambil sumpah/janji serta melantik seluruh Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Umum Tahun 2019 di Kabuten Lamongan.

Prosesi pengucapan sumpah/janji serta pelantikan ini diawali dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh undangan, yang dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh rohaniwan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan dan langsung disambung dengan pengucapan sumpah/janji serta pelantikan PPS.
Seluruh Anggota PPS yang berjumlah 1422 dari 12 kelurahan dan 462 Desa tersebut mengucapkan sumpah serta dilantik secara serentak. Dalam pelantikan tersebut, KPU Kabupaten Lamongan telah meminta kepada para Anggota PPS untuk mengenakan pakaian batik dengan celana/bawahan berwarna hitam/gelap.
Pengucapan sumpah/janji dan pelantikan PPS tersebut dilaksanakan di Gedung Olah Raga (GOR), Kabupaten Lamongan dengan turut dihadiri dan disaksikan oleh anggota Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur Choirul Anam, Wakil Bupati Lamongan Hj. Kartika Hidayati, beserta seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Lamongan. Selain itu, turut pula menyaksikan adalah Ketua Bawaslu Kabupaten Lamongan Tony Wijaya serta beberapa Camat di wilayah Kabupaten Lamongan.
Beberapa jajaran pimpinan, Kepala Dinas di lingkungan Pemkab dan termasuk juga Bupati Lamongan tidak bisa menghadiri acara karena melakukan persiapan penyambutan kedatangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang akan datang ke Lamongan di hari yang sama pada sore hari.
Ketua KPU Kabupaten Lamongan Imam Ghozali menyampaikan anggota PPK dan PPS yang baru dilantik mesti menjaga integritas, netralitas, dan saling bersinergi dalam pemilu yang dilaksanakan pada 17 April 2019. Ghozali bertekad mewujudkan pesta demokrasi lima tahunan ini berlangsung demokratis di Kabupaten Lamongan.
Ia meminta PPS memberi penyuluhan kepada masyarakat supaya saat pelaksanaan Pemilu 2019 partisipasi masyarkat dapat meningkat. “Jagalah amanah yang diberikan di pundak para PPK dan PPS pada Pemilihan Umum 2019 di Kabupaten,” kata Ghozali ketika pelantikan.
Sementara itu Wakil Bupati Lamongan Hj. Kartika Hidayati mengingatkan agar anggota PPS melaksanakan dan menepati sumpah yang telah diucapakan saat bertugas. Sebab, kata Kartika, sumpah ini merupakan janji yang telah mengikat diri pribadi. Menurut dia, anggota PPS mengemban tugas besar dan penting demi kesuksesan pemilu dengan semangat integritas, moralitas, dan netralitas.
“Di pundak PPK, PPS dan KPPS telah diletakkan amanah yang sangat besar. Baik buruknya pilkada dan pemilu tergantung kepada penyelenggara, saya berharap jaga amanah ini dengan kinerja yang profesional,” kata Kartika.
Ia mengingatkan lembaga penyelenggara pemilu termasuk lembaga yang paling maju penegakan kode etiknya, disamping lembaga KPK. Tantangan yang dihadapi pun cukup besar dan rentan konflik. “Apalagi, saat ini masyarakat kita sudah semakin kritis dan paham akan dinamika politik, sehingga merasa pemahaman tentang pemilihan umum sama baiknya dengan penyelenggara pemilu,” kata dia.
Secara keseluruhan, proses pelantikan berjalan dengan khidmat. Secara bergiliran, Ketua KPU Kabupaten Lamongan Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur, serta Wakil Bupati Lamongan memberikan sambutan dan arahnya kepada seluruh Anggota PPS yang baru saja dilantik.Wakil Bupati Lamongan menyempatkan diri untuk memberikan ucapan selamat kepada seluruh anggota PPS yang baru saja dilantik.(omdik/fer)