Presiden Jokowi Puji Jagung Lamongan

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Presiden Joko Widodo serahkan sebanyak 5.750 sertifikat kepada rakyat di lima kabupaten. Penyerahan sertifikat tersebut dipusatkan di Alun-alun Lamongan, Kamis (8/3).

Taria kreasi 1821 menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo yang hadir bersama Ibu Negara Iriana. Turut serta juga Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Bupati Lamongan Fadeli serta sejumlah kepala daerah.

Sebelum menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada 12 orang, Presiden Joko Widodo meminta semua pemegang sertifikat untuk mengangkat tinggi-tinggi sertifikatnya.

“Saya minta sertifikatnya diangkat tinggi-tinggi, biar kelihatan, bahwa 5.750 sertifikat sudah benar-benar diserahkan kepada rakyat. Supaya tidak seremonial, hanya kepada 12 orang saja, “ ujarnya.

Presiden kemudian menceritakan ikhwal kengototannya agar semua bidang tanah di Indonesia sudah bersertifikat pada 2025.

Menurut presiden, sengketa lahan selama ini menjadi sumber konflik. Bahkan membuat permusuhan dalam keluarga.

“Tahun lalu Pak Menteri (Sofyan DJalil) saya targetkan bisa merampungkan 5 juta sertifikat. Jika tidak tercapai, pilihannya cuma dua, dicopot atau diganti, “ kata dia.

Presiden mewanti wanti, agar sertifikat yang sudah diterima, dijaga dan dimanfaatkan dengan bijak.

Disimpan yang rapi dalam wadah plastik agar tidak cepat rusak. Kemudian di foto copy agar jika hilang, mudah pengurusannya.

Sementara jika digunakan sebagai agunan untuk pinjaman, jangan sampai digunakan untuk kegiatan konsumtif seperti membeli mobil atau sepeda motor.

Dia menyarankan agar lebih baik digunakan untuk modal usaha, kemudian hasil keuntungan dari usaha itu baru untuk membeli kebutuhan.

“Namun saya yakin, itu tidak akan terjadi di Jawa Timur. Apalagi di Lamongan yang rupanya tanahnya mampu menghasilkan jagung luar biasa, “ kata dia.

“Yang sudah dilakukan Pak Bupati (Lamongan) bagus sekali. Rata-rata produktivitas jagung di Lamongan bisa mencapai 10,6 ton perhektare. Padahal di tempat lain hanya antara 6 hingga 7 ton perhektare saja, “ katanya menambahkan.

Pujian serupa sebelumnya disampaikan Soekarwo yang menyebut Fadeli sebagai Bupati Jagung.

“Kami apresiasi Pak Bupati Lamongan yang mampu menaikkan rata-rata produktivitas dari sebelumnya 6.5 ton perhektare menjadi 8,9 ton perhektare. Bahkan di kawasan percontohan rata-rata produktivitasnya mencapai dari 10,6 ton perhektare, “ ujarnya.

Sementara Sofyan Djalil mengungkapkan, sebanyak 5.750 sertifikat yang dibagikan sore itu untuk lima kabupaten. Yakni Lamongan sebanyak 1.500, Gresik 1.500, Bojonegoro 1.500, Tuban 750 dan Sidoarjo 500.

Dia menargetkan di tahun 2023, seluruh tanah di Jawa Timur sudah bersertifikat. (omdik/fer)