Hadirkan Pemilih Pemula, Basmalah Ajak Apresiasi Sosok Khofifah

Pendukung Khofifah yang tergabung dalam Basmalah Lamongan satukan tekad menangkan Khofifah. Foto: omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN; Salah satu pendukung Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (10/3/2018) menggelar pertemuan antarada mahasiswa, santri dan pemuda yang berasal ataupun berada di Lamongan. Mereka adalah Barisan Mahasantri Loyalis Khofifah (Basmalah).

Pertemuan yang digelar di Cafe DR8 yang berada di wilayah kota Lamongan tersebut, bertujuan untuk memperkuat barisan dan komitmen untuk mendukung serta mengawal penuh mantan Menteri Sosial RI, Khofifah maju sebagai Gubernur Jawa Timur.

“Basmalah merupakan Komunitas Pemuda, Mahasiswa dan Santri se- Jawa Timur yang berkomitmen memenangkan Khofifah sebagai Gubernur Jawa Timur,” ujar Lutfi , bendahara Basmalah Lamongan.

“Komunitas ini merupakan wadah Relawan Khofifah yang mendukung penuh dan berkomitmen memenangkannya sehingga sangat perlu adanya konsolidasi dan ikrar para anggota dalam memenangkan Ibu Khofifah” tutur Pria yang masih aktif sebagai Ketua BEM Unisda tersebut.

Lebih lanjut Lutfi mengatakan, terkait dengan tema yang diangkat yaitu Peran Mahasantri dalam menepis Mony politik di Jawa timur. Menurutnya adanya mony politik di indonesia baru marak pada tahun 2004 lalu. Hal semacam ini masih baru, namun cepat mengakar di masyarakat. Dan saat ini diakui atau tidak memang sangat sulit untuk memberantas sogok menyogok dalam pemilu.

“Jika generasi muda saat ini, yang dimulai dari mahasiswa dan Santri sudah mempunyai kesadaran yang kuat tentang bahayanya mony politik. Maka 15 tahun yang akan datang insyaallah peraktek mony politik bisa terkurangi,” tambahnya.

Adapun Wilayah gerakannya Basmalah ini adalah memberikan penyadaran arti penting politik sehat dan proses berdemokrasi bagi pemilih pemula. Karena menurutnya, pemilih pemula sangat rentan, apabila pemilih pemula tidak diberikan edukasi politik yang sehat pasti akan berkibat fatal terhadap kondisi pisikologisnya, dan itu akan menjadi watak dikemudian hari.(omdik/fer)