Ruang Kelas Terendam, Madrasah di Lamongan Tetap Langsungkan Pembelajaran

Walaupun tergenang air, MI Darul Ulum Jelakcatur Kalitengah tetap optimalkan pembelajaran. Foto:omdik_kanalindonesia.com

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Kegiatan belajar mengajar (KBM) di MI Darul Ulum Desa Jelakcatur Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur selama beberapa hari terakhir ini sangat terganggu karena banjir yang melanda wilayah Bengawan Jero sehingga ruang kelas terendam air sedalam 30 cm. Untuk mengantisipasi itu semua proses belajar dialihkan ke kantor guru,  perpustakaan dan musholla.

Kepala MI Darul Ulum, Sariaji, di Jelakcatur, Minggu (11/3/2018) mengatakan bahwa selama beberapa hari terakhir ini kegiatan belajar mengajar cukup terganggu karena beberapa ruang kelas terendam banjir.”KBM siswa terpaksa dipindahkan  ke beberapa ruang lain yang aman termasuk menggunakan ruang kantor guru.beberapa ruang kelas dan halaman terendam air karena hujan masih sering mengguyur daerah ini serta air kiriman,” katanya.

Lebih jauh, Ia mengatakan, dalam kondisi banjir, pihak Madrasah tetap berupaya proses belajar mengajar tetap harus berlangsung walaupun kurang optimal. “Maka kami tetap berusaha optimalkan pembelajaran dengan cara pindah ke ruangan lain yang lebih aman,” tutur Sariaji

Selain itu, kata dia, intensitas curah hujan yang relatif cukup tinggi juga mengakibatkan sejumlah kursi, meja, dan buku siswa rusak.Ia mengatakan pihak madrasah tidak berani memaksakan kegiatan belajar mengajar siswa dilaksanakan di ruang kelas madrasah karena dikhawatirkan para siswa akan terserang penyakit. Hanya saja keterbatasan ruang kelas maka ada 2 kelas yang terpaksa kami lakukan di dalam kelas yang mulai digenangi air.

Ia mengatakan pihak madrasah belum bisa memastikan kapan kegiatan belajar mengajar para siswa bisa kembali nyaman karena hujan deras masih sering mengguyur daerah ini. Apalagi mulai Senin, (11/3/2018) besok siswa MI Darul Ulum akan mengikuti Ujian Tengah Semester.

Sementara itu, ketinggian air hari ini bertambah seiring hujan turun sejak jam 03.00 WIB pagi hari tadi. Beberapa rumah yang ada di sekitar MI Darul Ulum tepatnya yang berada di Dusun Glumo Desa Jelakcatur mulai ada yang terendam dengan ketinggian air 10 cm.

Banjir yang melanda MI Darul Ulum ini, akibat meluapnya Sungai Bengawan Jero yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo. Banjir yang sudah beberapa hari ini mulai merendam puluhan rumah, fasilitas umum, hingga lahan pertanian di lima Kecamatan di Kabupaten Lamongan.(omdik/fer)