Wisata Glamping Lakeside

KANALINDONESIA.COM,BANDUNG:Liburan tak pernah lepas dari penginapan. Di Bandung ada penginapan yang berhadapan langsung dengan danau dan pemandangan gunung, Glamping Lakeside.
Selain phinisi resto yang dikenal banyak orang di obyek wisata Glamping Lakeside, penginapan yang berjejer di tepi Situ Patenggang menjadi tempat favorit para wisatawan terutama untuk yang berlibur bersama keluarga atau untuk berbulan madu.

Di tepi situ tersebut terdapat 19 tenda glamping, dengan dua tipe tenda Lakeside Tent untuk kapasitas 4 orang yang posisinya berada dipinggir danau dan Family Tent dengan kapasitas 8 orang yang posisinya di atas Lakeside Tent.

Tenda berwarna putih itu dibuat semi permanen dan dapat dibongkar pasang dengan bahan double waterproof disangga dengan kontruksi tiang besi yang berdiri di tepi Situ Patenggang dan dikelilingi oleh hamparan perkebunan teh.
Saat kanalindonesia.com masuk ke tenda glamping tersebut, didalamnya terdapat fasilitas hotel pada umumnya. Tempat tidut, kamar mandi dengan air panas, toilet duduk dan disediakan peralatan mandi lainnya seperti sandal, handuk, sabun, sampo dan sikat gigi. Tersedia juga kopi, teh, gula dan aor mineral.

Di dalam tenda tersebut Anda dapat melihat view pemandangan Gunung Patuha dan Situ Patenggang yang menyuguhkan pemandangan sangat luar biasa. Suasana sejuk pun akan terasa jika kabut turun dari puncak Gunung Patuha turun menutupi Situ Patengang dan area Obyek Wisata Glamping Lakeside.

“Untuk menginap di tenda tersebut harus dilakukan pemesanan melalui Reservasi Glamping Lakeside tiga bulan sebelum liburan,” kata, Manager Glamping Lakeside Ko Ming saat ditemui kannalindonesia.com di information room, Kamis (8/3/2018).

Ming mengungkapkan, jika tidak melakukan pemesanan terlebih dahulu biasanya tenda glamping tersebut telah di pesan orang. Tenda-tenda tersebut banyak disukai oleh para pengunjung karena posisisinya dekat dengan danau dan letak balkon tenda tersebut langsung menghadap ke danau. “Akan menjadi sensasi wisata baru bagi yang belum pernah merasakannya,” ungkap Ming.

Tarif untuk menyewa Lakeside Tent Rp 2.007.000 dan Family Tent Rp 2.760.000 untuk satu malam di hari biasa. Di hari libur tarif naik 15 persen dan di hari besar tarif naik 20 persen.
Sementara itu, salah satu warga asal Gresik Sugeng (40) mengatakan tidur di pinggir pantai atau di atas gunung itu biasa.

“Tapi tidur di tepi danau baru pertama kami rasakan. Sensasinya lain, apalagi kalau ke arah gunung yang mengelilingi danau tersebut. Membuat mata ini segar.
Selain di gunakan untuk menginap, tak jarang latar tenda glamping tersebut dimanfaatkan para pengunjung untuk berswafoto.

“Saya tidak menginap disini, latarnya aja bagus untuk foto,” ujar pengunjung lainnya Khoiron (29) sambil menunjuk ke arah tenda.
Setahun sejak dilaunchingkan, jumlah pengunjung ke Glamping Lakeside setiap bulannya terus mengalami peningkatkan. Jumlah kunjungan empat bulan terakhir terhitung Januari-April 2017 mencapai 80.000 orang, 70 persen wisatawan lokal dan 30 persen wisatawan mancanegara. Foto_Teks/KI/kurniawan/18.