OJK Minta Nasabah BRI Tidak Panik, dan Tidak Membawa ke Ranah Hukum

KANALINDONESIA.COM, KEDIRI: Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Kediri meminta masyarakat jangan panik dan tidak terburu melapor ke Kepolisian, terkait berkurangnya saldo nasabah BRI di rekeningnya hingga jutaan rupiah.

Diharapkan masyarakat melapor kejadian tersebut ke pihak BRI atau OjK bilamana tak ada tanggapan.

Mulyanto Kepala Bidang OJK wilayah Kediri dalam keteranganya menyampaikan, hingga saat ini investigasi dari pihak BRI mengenai banyaknya saldo nasabah yang tiba tiba berkurang atau hilang belum ada keterangan resmi dari pihak BRI.

“Keterangan dari pihak BRI hingga saat ini belum masuk ke OJK Kediri, terkait masalah saldo nasabah yang memakai ATM berkurang atau hilang,” kata Mulyanto Rabu (14/03/2018) melalui telepon selulernya.

Lebih lanjut Mulyanto menjelaskan , pihak BRI pasti akan mengganti dana nasabah yang hilang saat berada di rekeningnya , masyarakat tidak perlu khawatir.

“Pihak BRI pasti akan mengganti uang nasabah yang memang benar-benar hilang saat berada di rekening BRI, kebanyakan ini nasabah yang menggunakan ATM BRI, ” kata Mulyanto.

Bisa Jadi dengan hilangnya uang nasabah BRI Cabang Kediri yang memakai ATM ini terkena Skimer karena keamanan pihak BRI kurang kuat.

“Kebanyakan nasabah yang dirugikan ini mempunyai ATM BRI, ” kata Mulyanto.

Dan untuk saat ini , memang permasalahan yang terjadi di BRI Cabang Kediri diambil alih oleh pusat beserta OJK nya juga , dan otomatis yang ada di daerah menunggu arahan dari pusat .

Sementara , agar permasalahan tidak lebih memanas lagi masyarakat untuk tidak membawa masalah tersebut ke ranah hukum , memang masalah hukum adalah hak bagi masyarakat siapapun namun bila hal tersebut bisa dibicarakan baik-baik kenapa mesti dipersulit.

“Sah=sah saja masyarakat membawa masalah tersebut ke hukum itu adalah hak mereka, ” ungkap Mulyanto.

OJK juga berharap pada media, untuk tidak memanas-manasi nasabah untuk melaporkan kejadian tersebut ke ranah hokum.

“Saya harap media jangan memanasi nasabah untuk lapor ke polisi, ” pungkas Mulyanto .

Untuk diketahui pada berita sebelumnya dituliskan Bank Rakyat Indonesia ( BRI ) Cabang Kediri terkesan tertutup kepada media terkait informasi saldo nasabah yang hilang maupun berkurang secara tiba tiba. Pihak BRI Cabang Kediri meminta pada media untuk langsung menghubungi kantor pusat Bank Rakyat Indonesia ( BRI ) dengan alasan hal itu perintah atasan .

Sumarsono Asisten Menager BRI Cabang Kediri dalam keteranganya mengatakan, jika masalah informasi terkait nasabah BRI yang saldonya tiba tiba berkurang dirinya tidak bisa memberikan keterangan tersebut.

“Saya diminta untuk tidak bersteatmen sekecil apapun pada media mas, ” kata Sumarsono saat dihubungi melalui telepon selulernya Rabu (14/03/2018)

Lebih lanjut Sumarsono menjelaskan saat dikonfirmasi Jumlah nasabah BRI yang melaporkan terkait saldonya yang berkurang , jika dirinya tak bisa memberikan jumlah nasabah yang melaporkan hingga saat ini.

“Maaf saya tidak bisa memberikan informasi itu,” kata Sumarsono.

Sumarsono juga menambahkan, jika pengaduan nasabah BRI pihak bank masih menerima dan tak perlu lapor ke pusat.

“Bedakan ya mas kalau nasabah masih bisa lapor ke BRI bilamana ada masalah dengan saldonya, namun media konfirmnya memang harus ke pusat,” tegas Sumarsono.(marmoyo)