Limbah Kayu Di Olah Jadi Miniatur Truk Bernilai Tinggi

Beberapa miniatur truk hasil karya Widodo dalam proses finishing dengan diberi warna. Foto:omdik_kanalindonesia.com

KANALINDONESIA.COM. LAMONGAN; Limbah kayu tak selama nya menjadi barang bekas yang dibuang dan digunakan untuk pembakaran dapur. Dari tangan pria bernama Widodo warga Desa Jatipandak Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan, Jawa Timur ini limbah kayu jati yang mestinya dijadikan kayu bakar, disulap menjadi mainan anak yang mempunyai daya tarik tersendiri dan juga berbagai miniatur bernilai seni.

Awalnya hanya iseng-iseng, terinspirasi dari usaha karoseri bak truk akhirnya Widodo membuat mainan dari bahan limbah kayu jati yang saat itu ditemukan di sekitar rumahnya. Tak disangka, mobil buatan Widodo dilirik seseorang yang kebetulan lewat. Orang tadi langsung tertarik lalu membelinya.

“Awalnya lihat-lihat karoseri bak truk, kok sangat asik dan akhirnya kepingin buat”, terang Widodo.

Di rumahnya, Widodo banyak mengumpulkan limbah-limbah kayu yang didapatkan dari beberapa tukang kayu yang menganggap limbah tersebut kurang bermanfaat.
Setelah limbah kayu itu terkumpul, Widodo harus memilah limbah kayu sebagai bahan baku terlebih dahulu. Selanjutnya dia melakukan beberapa tahapan untuk pembuatan miniatur truk.

Diantaranya menggambar bentuk truk di atas kertas sesuai dengan selera pesanan. Dari sana dilanjutkan dengan pemotongan bagian kayu menggunakan gergaji secara berurutan.

Jika sudah membentuk bagian yang diiinginkan, potongan kayu ini kemudian dihaluskan dengan menggunakan mesin penghalus maka bagian truk pun bisa dibentuk.

Potongan-potongan kayu tersebut kemudian dirangkai menjadi bagian body truk dengan menggunakan lem dan dipaku agar lebih kuat dan kokoh. Potongan-potongan itu dirangkai hingga bagian-bagiannya menyatu membentuk truk setengah jadi. Untuk proses terakhir tinggal finishing dengan penghalusan dan mewarnai body truk dengan menggunakan cat.

Miniatur truk dari bahan limbah kayu ini sangat diminati dan digemari anak-anak, selain bentuknya yang menyerupai aslinya, pemesan juga bisa meminta nama mereka ditulis di bagian bak miniatur truk tersebut.

Seperti yang diutarakan Agil, salah satu boca penggemar miniatur truk tersebut dengan senangnya memainkan miniatur truk tersebut membawanya berputar-putar seperti truk mengitari kawasan dengan membawa muatan.

Meski terbuat dari limbah kayu pohon jati, jangan heran truk buah tangan Widodo ini Harganya di bandrol dengan harga lumayan mahal. Satu unit miniatur truk ini dihargai Rp. 600.000,- sesuai bentuk dan model pesanannya.(omdik/fer)