Baznas Sosialisasi Audit Syariah Bagi Lembaga Zakat

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) mendukung dan mensosialisasikan pemberlakuan audit syariah oleh Kementerian Agama.

Hal ini dilakukan melalui kegiatan Baznas Development Forum yang mengangkat tema Preparasi Audit Syariah di OPZ dengan melibatkan sekitar 40 peserta yang berasal dari para pegiat zakat dari perwakilan OPZ

Hadir sebagai narasumber antara lain Deputi Baznas M. Arifin Purwakananta, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) M. Fuad Nasar dan Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr. Amirsyah Tambunan.

Deputi Baznas M. Arifin Purwakananta mengatakan pemberlakuan audit syariah oleh Kementerian Agama mulai tahun ini semakin mendorong profesionalisme dan akuntabilitas pengelolaan zakat.

“Ketika OPZ kredibel dan akuntabel, tentu masyarakat yang menunaikan zakat akan semakin banyak. Ini akan memacu kebangkitan zakat di negeri ini,” ujar Arifin.

Ia menjelaskan, dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, sudah tegas diatur bahwa badan atau lembaga amil zakat harus melakukan dua audit. Yaitu, audit keuangan dan audit syariah.

Karena, menurut Arifin, bisa saja dari aspek pengumpulan, penyaluran, pendistribusian dan pelaporan keuangan benar, tapi dari sisi audit syariah ternyata belum sesuai.

“Jadi, audit syariah bagi OPZ menjadi sangat penting. Karena bagi muzaki, mereka pasti ingin kepastian apakah zakat yang mereka tunaikan dikelola dengan baik dan sesuai syariah,” kata Arifin.

Ia menyebutkan, zakat merupakan salah satu rukun Islam, sehingga sangat terkait dengan ketentuan syariah. Karena itu regulasi audit syariah untuk program zakat akan sangat bermanfaat.