Dewan: Kebersihan dan Keindahan Pantai Prigi Tingkatkan Kunjungan Wisata

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Sekitar seribuan warga dan 400 relawan Lembaga garuda Muda Indonesia (LGMI) DPD II Kabupaten Trenggalek  menggelar aksi bersih pantai di Pantai Prigi, Watulimo,  Kabupaten Trenggalek, Jum’at , (13/4/2018).

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek ikut mendukung kegiatan ini karena keindahan pantai akan mendulang kedatangan wisatawan yang berimbas pada Pendapatan Asli Daerah yang didapat kabupaten ini.

Apresiatif dan dukungan yang dibuktikan dengan pembubuhan tandatangan bersama untuk pantaiku yang bersih dari sampah dilakukan wakil Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Guswanto bersama undangan dan warga sekitar.

Guswanto, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek menegaskan bagi sebagian turis, sampah pantai dianggap sebagai teror menakutkan.

“Karena itu, warga Trenggalek harus ikut peduli, sekaligus menunjukkan kebersamaan dalam bingkai Jum’at Bersih pantai serta ber Bhakti untuk negeri,” ucapnya, usai mengikuti kegiatan yang berlangsung hampir empat jam lamanya itu.

Politisi asal PDI Perjuangan ini  mengatakan aksi ini juga merupakan bagian dari upaya merekatkan persaudaraan warga Trenggalek khususnya Prigi yang kini menjadi destinasi wisata baru di Jawa Timur.

“Terlihat Ini murni aksi sosial, di mana mulai makanan, minuman dan alat untuk bersih-bersih pantai semua kompak dan sangat sederhana dari rumah masing-masing peserta,” katanya.

Maka, pihaknya mengapresiasi kegiatan itu, yang merupakan salah satu bentuk kepedulian masyarakat Trenggalek terhadap kebersihan lingkungan.

“Acara ini sangat luar biasa, bisa memperat tali persaudaraan sesama warga Trenggalek yang peduli terhadap wisata di Prigi. Kami berharap acara ini bisa dilakukan lagi, semoga ke depannya diadakan lagi,” pinta Guswanto.

Guswanto mengajak generasi muda Trenggalek khususnya di Prigi berpartisipasi dalam kegiatan aksi sosial komunitas, seperti aksi bersih-bersih pantai kali ini.

“Ini merupakan kegiatan sosial yang patut diikuti oleh anak muda ‘zaman now’, agar kita lebih peduli dengan lingkungan sekitar kita,” tegasnya.(ham)