Puluhan Massa LMDH Hadang Pendirian Posko di Lahan Garam Sengketa

PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM: Hendak mendirikan pos menggunakan kayu dan asbes di lahan tambak garam Dusun Trokem, Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, yang saat ini masih dalam sengketa atau bermasalah, sejumlah pihak yang mengklaim pemilik SHM atas nama Ruspandi Dkk warga Desa. Karang anyar Kab. Sumenep Madura, mendapat penghadangan dari puluhan massa yang mengatas namakan Lembaga Masyarkat Desa Hutan (LMDH) Sumber Barokah, Dusun Trokem, Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Menurut sejumlah sumber informasi di lokasi kejadian, sejumlah pihak yang mengklaim pemilik SHM atas nama Ruspandi Dkk warga Desa. Karang anyar Kab. Sumenep ini mendatangi lokasi dengan menggunakan satu unit kendaraan jenis truck No. Pol : L-8724-UB dengan muatan kayu dan asbes yang tujuannya ingin mendirikan pos. Kendati demikian, niatnya tersebut mendapat penghadangan sekitar 60 orang massa LMDH.

“Niat mereka yang mau mendirikan pos terhenti karena massa LMDH tidak menginginkan hal itu dilakukannya,” Kata Ahmad, salah seorang warga sekitar lokasi yang menyaksikan aksi penghadangan, selasa (17/04).

Aksi kedua belah pihak yang sempat memanas tersebut, akhirnya berhasil dimediasi oleh KBO Reskrim Polres Pamekasan bersama Wakapolsek Pademawu dan semua pihak. Dalam media tersebut, disepakati bahwa pemilik SHM dan Pihak Perhutani Pamekasan serta LMDH Sumber Barokah sanggup untuk tidak menggarap lahan yang bersengketa/bermasalah tersebut yg dikuatkan dengan surat pernyataan.

Dengan adanya hasil kesepakatan tersebut, kedua belah pihak akhirnya sama-sama membubarkan diri sekitar pukul 11.00 Wib selasa siang dalam keadaan aman dan kondusif. (Ifa/Nang)