Rakor Pendamping Desa Kabupaten Nganjuk Sambut Pencairan Dana Desa 2018

NGANJUK, KANALINDONESIA.COM: Bertempat di Aula Gedung Pertemuan Kelurahan Kramat Kabupaten Nganjuk dilaksanakan Rakor dan peningkatan kapasitas Pendamping Desa Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan Rakor Kabupaten diikuti seluruh PA, PD dan PLD se Kabupaten Nganjuk, Kamis (19/4/2018), acara dipimpin oleh Koordinator Pendamping Ahli Suparman.

Agenda rakor meliputi Progres pengerjaan IDM (Indek Desa Membangun) yang disampaikan oleh PA PSD Paradilla arie, dilanjutnya progres penyerapan DD yang disampaiakan oleh PA PP Faridha Zulaikah, evaluasi sarana prasarana disampaikan oleh PA Infrastruktur Desa Deny Setiawan, sedangkan progres penanganan masalah disampaiakan oleh Suparman.

Pada kegiatan rakor ini (TA) Utama Perencanaan dan Pembangunan Desa Partisipatif Wahyu Hananto Pribadi Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menyampaikan pentingnya publikasi kegiatan baik melalui web maupun media sosial yang lain. Pada kesempatan ini didampingi Tenaga Ahli Madya PID Provinsi Jawa Timur Bakron Hadi.

Seusai acara Wahyu (sapaan akrabnya) melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas PMD Kab Nganjuk, Widarwati Dalilah tentang progres penyaluran Dana Desa tahap pertama 2018 di Kabupaten Nganjuk.

Disampaikan Kepala Dinas bahwa tanggal 17 April 2018 telah disalurkan DD sejumlah 29 desa senilai Rp. 4.876.390.000,-, saat ini sejumlah 81 desa dalam proses pencairan.

Kunjungan Konsultan Nasional dilanjutkan meninjau pelaksanaan Padat Karya Tunai di Desa Sugihwarah, Kecamatan Ngluyu dengan melihat kegiatan pemasangan Paving jalan desa.

Hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Desa Sugihwaras Setiawan bersama jajaran perangkat desa, PD Setyorini, PDTI Arief Mualifi, PLD (Eko Budi, Parsit), PA Kabupaten (Suparman, Deni setiawan, Farida Zulaikah, Tatag Iswahyudiono dan Mujiburahman).

“Kegiatan Padat Karya Tunai Dana Desa Tahun 2018 meliputi kegiatan jalan paving, pembangunan kios dan parkiran lokasi wisata, pembangunan sarana olah raga ”. kata Kades Sugihwaras.

Mengakhiri monitoring dan evaluasi di Kabupaten Nganjuk dihadapan para warga Desa Sugihwaras Wahyu menyampaikan bahwa, “negara turut mengarahkan pemanfaatan Dana Desa 2018 dengan skema Padat Karya Tunai adalah untuk memberikan ruang dan kesempatan seluruh warga yang menganggur dan setengah menganggur untuk dapat meningkatkan daya beli yang hal ini memiliki dampak pada peningkatan kesejahteraan warga dan mengurangi angka stunting (gisi buruk) pada anak anak”.(KI-01)