Perang Lawan Miras dan Narkoba, Polres Jombang Musnahkan Ribuan Botol Barang Bukti

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Perangi peredaran miras dan narkoba di Kabupaten Jombang, Polres Jombang musnahkan ribuan botol minuman keras (Miras) dan ratusan gram sabu-sabu, yang merupakan barang bukti hasil ungkap kejahatan.

“Sebagai wujud kita perang melawan miras dan narkoba, hari ini dengan forkopimda dan seluruh elemen masyarakat, kita musnahkan barang bukti narkoba dan miras yang sudah berhasil kita sita selama kegiatan operasi kepolisian,” kata Kapolres Jombang, AKBP Fadli Widiyanto, pada sejumlah jurnalis, Selasa (15/5/2018).

Demi menciptakan efek jera terhadap pelaku penjual miras, lanjut Fadli, Polres Jombang sengaja mengenakan aturan khusus termasuk, tidak lagi menerapkan undang-undangan tindak pidana ringan (tipiring).

“Untuk miras kita tidak terapkan undang-undang tipiring lagi, tapi dengan undang-undang perlindungan konsumen, undang-undang perlindungan industry, yang lebih berat ancaman hukumannya, dan kita tahan sehingga menjadi efek jera bagi para pembuat miras,” ujar Fadli.

Masih menurut Fadli, selain dapat membahayakan kesehatan, miras oplosan dapat membunuh seseorang, untuk itu pagi penjual dan pembuat akan dikenakan hukuman yang berat.

“Karena itu membahayakan pembeli apalagi yang oplosan bisa mengakibatkan meninggal dunia, maka ancaman pidanya 12 tahun bahkan sampai 15 tahun penjara, termasuk kita juga terapkan undang-undang kesehatan. Dan kita juga kenakan pasal 214 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara, terhadap pengedar miras,” tukas Fadli.

Dari oantauan dilokasi ribuan botol miras berbagai merek, serta ratusan gram sabu-sabu, serta oekrbaya dimusnahkan dengan menggunakan alat berat di halaman belakang Polres Jombang. Kegiatan ini dihadiri oleh Fokopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sejumlah perwakilan ormas dan pelajar.(elo)