Hilal Tidak Terlihat di Tanjung Kodok

Tim Hisab dan Rukyat Kabupaten Lamongan saat memantau Hilal dari kawasan Tanjung Kodok. Foto:omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamongan bersama dengan Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Kabupaten Lamongan telah melaksanakan prosesi rukyatul hilal penentuan 1 Ramadhan 1439 hijriah di Kawasan Tanjung Kodok Paciran Lamongan. Namun, dari rukyatul tersebut, tim Kemenag tidak melihat adanya hilal.

Ketua Tim Hisab Rukyat Kabupaten Lamongan, H. Muzzakin mengatakan, bahwa ijtima akhir bulan Syaban 1439 Hijriah terjadi pada hari Selasa 15 Mei 2018 yaitu pada pukul 18.47 menit 40 detik waktu Indonesia Barat.

Posisi matahari pada saat ijtima yaitu pada tanggal 15 atau hari ini yakni tinggi hilal – 0 derajat 17 menit 13 detik di bawah ufuk (minus). Jarak hilal dengan matahari yaitu 4 derajat 56 menit 04 detik, artinya bahwa hilal dan matahari berada di belahan utara barat sejati (true west) dan hilal berposisi di sebelah selatan matahari.

“Dengan posisi ini bahwa hilal ini akan duluan terbenam pada titik horizon (ufuk), artinya bahwa hilal ini akan duluan terbenam daripada matahari, sehingga pada fraction ilumination hilal ini atau pencahayaan matahari hanya ada berada pada posisi 0,0018 % pencahayaan matahari atau hilal iluminasi, sehingga potensi untuk bisa melihat hilal ini sangat kecil karena posisinya adalah bulan duluan terbenam baru kemudian matahari,” jelas Muzzakin, Selasa (15/5/2018).

Selanjutnya, selisih ijtima dengan terbenam matahari yaitu 1 jam 26 menit 14 detik ijtima terjadi setelah terbenam matahari, artinya ijtima terjadi pada pukul 18.47 menit 40 detik waktu Indonesia Barat. Posisi bulan dan matarhari terletak pada bujur langit (longitude) yang sama.

“Oleh sebab itu, bahwa karena posisi hilal yaitu di bawah derajat, maka Syaban digenapkan (istikmal) menjadi 30, ini untuk perhitungan sementara setelah kami melakukan perhitungan pada sebelum kita melaksanakan observasi atau validasi data pada sore hari ini,” pungkas Muzzakin.

Kepala Kantor Kemenag Lamongan, H. M. Sholeh mengatakan, berdasarkan pemantauan hari ini ternyata tidak bisa terpantau hilal dari Tanjung Kodok Paciran Lamongan.

“Saya kira mungkin sekarang kita menunggu hasil keputusan dari Menteri agama yang akan melaksanakan sidang Isbat pada malam hari ini, di Lamongan kita menunggu apa saja yang menjadi keputusan pada malam hari ini,” pungkasnya.(omdik/fer)