Antisipasi Teror, Polres Gelar Latihan Menembak

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Mengantisipasi maraknya aksi terorisme, Polres Trenggalek, Jawa Timur, menggelar latihan menembak, Standar Operating Procedure (SOP) pengamanan, serta Kesampataan Polri di Mako Polres Trenggalek, jalan Brigjend Soetran, Rabu, (16/5/2018).

Sebanyak 30 personil Bintara baru Polres ini langsung dilatih Kasat Shabara Polres Trenggalek, AKP Zainal Arifin, sesuai tupoksi yakni  menyelenggarakan dan membina fungsi Samapta Bhayangkara.

“Tentunya  yang mencakup tugas Polisi secara umum, yang meliputi pengaturan, penjagaan, pengawalan, patroli, termasuk pengamanan kegiatan masyarakat dan obyek vital, TPTKP, penanganan Tipiring,serta  pengendalian massa,” ujarnya, disela-sela latihan menembak anggota yang dilatih.

Hal ini dikatakannya latihan Samapta, menembak dan SOP pengamanan ini digunakan dalam antisipasi maraknya aksi teror yang dilakukan orang tak bertanggungjawab dengan sasaran terbanyak markas kepolisian.

“Akhir-akhir ini markas polisi banyak yang diserang teroris , maka kami siapkan bekal untuk berjaga-jaga,” lanjutnya.

Dia mengatakan latihan menembak kali ini merupakan upaya untuk mengantisipasi gerakan terorisme yag akhir-akhir ini sudah terjadi di wilayah lain.

“Ini merupakan agenda membekali personil  dan merupakan pembinaan kepada anggota kami, guna meningkatkan kemampuan,” jelasnya.

Selain itu kegiatan ini juga merupakan tolak ukur kemampuan anggota Polres Trenggalek dalam penggunaan senjata api (senpi).

Lebih jauh Arifin  menuturkan, senjata yang dipakai bagi personil yang dinas secara operasional yakni fungsi lalu lintas dan Satuan Reskrim.

Pejabat–pejabat wilayah seperti para Kapolsek jajaran juga dibekali dengan senjata api dinas sehingga wajib melaksanakan latihan setiap saat karena mereka bertugas dan berhadapan langsung dengan masyarakat atau dengan orang yang bermasalah dengan berbuat tindak kriminal.

“ Latihan kali ini dihadiri sebanyak 30 orang personil dengan Perwira pelatih sebanyak 4 orang personil,” tegasnya.

Adapun jenis senjata yang digunakan dalam latihan kali ini adalah jenis M35 dan V2 sebanyak 9 unti senjata.

“Senpi laras panjang jenis V2 dan yang lebih canggih jenis M35,” pungkasnya. (ham)