Yuk! Berburu Buku Religi di Islamic Center NTB, Ada Diskon Hingga 80 Persen

Sejumlah pengunjung memilih buku yang dipamerkan pada Bazar Buku Ramadan di Islamic Center Masjid Hubbul Wathan NTB di Mataram, Rabu (23/5/2018).

MATARAM, KANALINDONESIA.COM: Minat masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya yang berada di Kota Mataram terhadap buku cukup tinggi. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat mendatangi pameran buku Islami di Kompleks Islamic Center NTB. Pameran buku Islami ini berlangsung sejak 17 Mei hingga 10 Juni 2018.

Koordinator Pameran Buku Islam di Islamic Center NTB, Syahwaludin mengatakan, dalam pameran buku Islami ini cukup banyak potongan harga (diskon) untuk para pengunjung.

“Diskonnyai antara 20 persen sampai 80 persen. Ribuan judul buku dengan harga bervariasi antara Rp 5 ribu dan paling mahal Rp 3,2 juta,” ujarnya, di Islamic Center NTB, Rabu (23/5/2018).

Ia menjelaskan, buku-buku di pameran Buku Islami harganya sama seperti di Pulau Jawa sehingga lebih murah dari buku-buku di Pulau Lombok. Selain itu Pameran Buku Islam menawarkan diskon dan buku-buku murah.

Pameran buku Islami tahun ini diikuti 25 penerbit atau lebih banyak dibanding tahun lalu yang sebanyak 11 penerbit. Dia menyebutkan, pameran buku Islami tahun ini menghadirkan sekitar 3 ribu judul buku dan 50 ribu eksemplar buku dari 25 penerbit. Ada buku agama, novel, buku untuk anak, buku umum dan lain-lain.

Menurutnya, buku-buku agama cukup banyak peminatnya karena masyarakat Kota Mataram di Pulau Lombok sangat religius. Selain itu, di pameran buku Islam juga ada (vcd) film kartun untuk anak seperti film kartun Muhammad Al Fatih.

Ia mengatakan, buku-buku Islami paling banyak diminati pembeli. Di hari kelima buku dari penerbit Lentera Hati dan Pustaka Imam Asy-syafi’i paling laku.

Menurut dia, para pengunjung dan konsumen Pameran Buku Islam dari berbagai kalangan. Ada anak sekolah, pemuda, pemudi dan orang tua. Sampai hari kelima pameran buku, ribuan buku sudah terjual.

“Melihat jumlah pembeli buku di Pameran Buku Islam, masyarakat NTB banyak yang gemar membaca,” kata dia.(dan)