Warung Petiyen Lamongan Dirazia, Garuk Mucikari, PSK dan Pria Hidung Belang

Para Mucikari, PSK dan pria hidung belang beserta barang bukti ketika berada di Polres Lamongan. Foto:omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Kepolisian Resort Lamongan menggelar razia di sejumlah  tempat warung remang remang atau tempat prostitusi di wilayah Kabupaten Lamongan. Selanjutnya petugas bergerak menuju tempat warung kopi yang berada di desa Petiyen Kecamatan Solokuro. Di tempat itu petugas berhasil mengamankan pemilik warung yang juga sebagai mucikari dan dua orang PSK serta dua orang hidung belang.

Mereka adalah Suwarni alias maya (43) mucikari warga Dusun Besulu Desa Kuniran Kecamatan Purwosari Kabupatan Bojonegaro , Ismiati alias Ema (30) dan Hasanah alias Ana (30) PSK, keduanya warga Kampung Palasan Desa Sopet Kecamtan Jangkar Kabupaten Situbondo, Malikun (32) dan Rohbatul Anamv(42) pria hidung belang keduanya warga Dusun/Desa Campurejo Kecamatan Panceng, Gersik

Kemudian petugas bergerak menuju warung kopi di wilayah Kecamatan Kedungpring, yaitu warung kopi milik Nuraini di Dusun Pirin Desa Trewek Kecamatan setempat yang juga  menyediakan tempat untuk digunakan prostitusi. Dari tempat tersebut  Petugas mengamankan pemilik warung Nuraini sebagai mucikari.

Serta juga menemukan dan  mengamankan Sarwi (46) Desa Yungyang Kecamtan Modo Kabupten Lamongan dan Yuni Ferdian (20) warga Desa/Kecamatan Kedungpring  sedang kencan di dalam kamar. Atas kejadian tersebut petugas langsung melakukan penangkapan dan mengamankan barang bukti dan selanjutnya dibawa ke polres Lamongan untuk penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung pada gelar release, Kamis (24/5) mengatakan, di hadapan petugas,  tersangka telah mengakui melakukan tindak pidana menyedikan tempat untuk dilakukannya perbuatan cabul serta mengambil untung dari pelacuran perempuan. Pelaku menyediakan tempat untuk dilakukanya prostitusi dan menyediakan perempuan untuk dijadikan PSK.

“Pelaku juga mengambil untung dari adanya prostitusi tersebut sebesar Rp 20 ribu dan petugas juga mengamankan barang bukti satu buah selimut warna merah motif bunga, satu buah celana dalam warna kuning, satu buah bh atau bra warna ungu,” ungkapnya(omdik/fer)