Melawan Saat Hendak Ditangkap,  Dua Pelaku Curanmor Tewas Didor

BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Melawan saat hendak ditangkap dengan menggunakan senjata tajam (sajam) berupa pisau dapur kira – kira panjangnya 25 cm. Aparat Sat.Reskrim Polres Bangkalan langsung dor dua pelaku curanmor, inisial H dan AF. Keduanya warga Dusun Duko Desa Tambin Kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan.

Kapolres Bangkalan, AKBP. Boby Paludin Tambunan mengungkapkan, kedua tersangka melakukan perlawanan saat aparat minta pelaku myerahkan diri sembari melakukan tembakan peringatan keatas. Tapi pelaku malah berbalik arah dengan menyabetkan pisau dapur kearah petugas. Akhirnya aparat mengambil tindakn tegas.

Kronologis kejadian, kemarin sekitar pukul 12.30 siang, kedua tersangka hendak membawa lari sepeda motor milik seorang warga di Perumahan Halim 2 jalan Halim Perdana Kusuma Bangkalan. Namun aksinya tersebut diketahui siempunya sepeda motor dan diteriaki maling. Kedua tersangka lari kearah utara melewati pos Lalu Lintas Junok Bangkalan. Aparat yang sedang patroli ikut mengejar kedua tersangka.

“Aparat sudah memberi tembakan peringatan agar mereka menyerah. Tetapi malah tersangka balik kanan melakukan perlawanan. denga sebilah pisau. Karena merasa tetancam aparat langsung dor pelaku. Satu tewas di TKP jalan raya Tangkel Desa Burneh Kecamatan Burneh Bangkalan. Satu tersangka lari  kearah timur,” papar Kapolres Bangkalan, AKBP Boby Paludin usai menggelar  konfrensi pers dengan awak media sekitar pukul 20.30 kemarin malam didepan kamar mayat RSUD Syamrabu Bangkalan, Sabtu, (26/5/2018).

Tidak hanya itu, aparat yang melakukan pengejaran terhadap pelaku yang satu lagi. Termasuk memberi tembakan peringatan keatas. Agar tersangka menyerahkan diri namun pelaku mokong dan balik kanan menyerang aparat dengan sebilah pisau. Saat itu juga aparat langsung menghadiahi timah panas kebagian lengan bawah tersangka.

“Tersangka meninggal di perjalanan saat hendak dibawa ke RSUD Syamranu Bangkalan,” terang Kapolres Bangkalan, AKBP Boby.

Kapolres Bangkalan menambahkan,  aparat tidak akan ragu-ragu mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan yang mengancam aparat saat  bertugas dilapangan.

“Saya perintahkan anggota tembak ditempat terhadap penjahat yang melakukan perlawanan saat hendak ditangkap dan dianggap membahayakan jiwa petugas,” pungkasnya. (yans).