Bank Indonesia, Berikan Layanan Penukaran Uang Baru Kepada ASN di Trenggalek

Antrian panjang ASN yang ingin menukafkan uang pecahan baru yang disediakan di mobil Bank Indonesia

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Setiap menjelang perayaan lebaran setiap tahunnya, Kantor Bank Indonesia berikan layanan jasa penukaran uang pecahan baru kepada ASN maupun masyarakat, tak terkecuali di Kabupaten Trenggalek. Hal ini terbukti dengan adanya pemandangan yang berbeda dihalaman kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Trenggalek, rela mengantri demi mendapatkan uang pecahan baru yang disediakan oleh Bank Indonesia dengan menggunakan mobil keliling.

Dari pantauan dilokasi, terlihat antrian memanjang yang terjadi sejak pukul 09.00 WIB. Tak dapat dipungkiri, antusias masyarakat akan kebutuhan uang pecahan baru untuk lebaran semakin tahun semakin meningkat.

“Setiap tahun, Bank Indonesia memang selalu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan lebaran dengan layanan penukaran uang pecahan baru.  Kesempatan ini tentunya menjadi peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan uang pecahan baru. Hampir secara keseluruhan  pegawai yang ada di Kantor Setda Kabupaten Trenggalek berbondong-bondong dan rela mengantri demi mendapatkan uang pecahan baru ini, ” Agus (28) salah satu ASN yang bekerja di kantor Setda Kabupaten Trenggalek, saat dikonfirmasi, Jumat (08/6/2018).

Bapak dua anak ini mengungkapkan sudah 2 tahun ini, uang pecahan baru hadir dengan wajah baru yang dirasa cukup menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun ASN untuk menukarkan uang.

Diketahui, Bank Indonesia selalu menyediakan uang pecahan baru mulai dari nominal Rp 2ribu, Rp 5ribu, Rp 10ribu dan Rp 20 ribu rupiah.

“Jasa layanan penukaran uang baru yang disediakan oleh Bank Indonesia ini cukup menguntungkan. Meski tidak terjadwal kapan akan dihadirkan, namun dapat dipastikan Bank Indonesia akan hadir menyediakan uang pecahan baru rutin, setiap menjelang lebaran, ” imbuhnya.

Selain ASN/PNS, terlihat pula masyarakat umum yang ikut mengantri demi mendapatkan uang pecahan baru tersebut. Salah satu warga mengatakan bahwa ia merasa diuntungkan dengan adanya jasa layanan penukaran uang pecahan baru oleh Bank Indonesia ini.

“Jika ke jasa penukaran uang, seperti yang ada di pinggir jalan itu kita harus membayar lebih dari nominal yang kita tukarkan. Akan tetapi, melalui BI langsung, kita bisa mendapatkan uang baru tanpa adanya iuran jasa penukaran meski harus rela antri, ” tandas Agus.

Dalam pemenuhan salah satu kebutuhan lebaran seperti halnya uang pecahan baru, Agus mengatakan bahwa setiap nomor antrian akan dapat dilakukan transaksi penukaran uang maksimal Rp 1 juta saja. (mil)