Dikira Mangga Jatuh, Kholidi Temukan 9 Lempengan Logam Bergambar Soekarno

lempengan logam bergambar Soekarno
lempengan logam bergambar Soekarno

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Kholidi warga Dusun Blimbing, Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Jombang, menemukan 9 benda lempengan logam yang ada gambar presiden pertama Indonesia, Ir Soekarno. Uniknya, penemuan lempengan logam tersebut, sempat dikira buah mangga jatuh.

“Kalau lempengan itu saya kebetulan duduk-duduk malam di teras, ada barang jatuh saya kira mangga,” ujar Kholidi, pada sejumlah jurnalis, Sabtu (7/7/2018).

Masih menurut penjelasan Kholidi, dianggap mangga jatuh, dengan antusias Kholidi menghampiri benda tersebut. Setelah dilihat, benda yang dikira mangga itu ternyata adalah gumpalan tanah yang kondisinya basah.

“Terus ada mangga jatuh itu kan saya datangi, mau saya makan. Tiba-tiba kok nemu gumpalan tanah, kok basah padahal musim kemarau gak ada tanah basah, sehingga tak buka, tak bawa masuk ke rumah, loh…kok kuning-kuning,” ungkap Kholidi.

Usai dibawa masuk dan mengetahui isi, gumpana tersebut, Kholidi selanjutnya membangunkan istrinya yang sedang tidur dan diajak untuk mencuci, lempengan logam yang kotor karena bercampur dengan tanah basah itu.

“Terus istri saya bangunkan, tak ajak nyuci malam-malam itu, loh pak, kaget istri saya. Cuman saya gak tau ini asli atau palsu yang jelas saya dapat disini, dekat pohon mangga di samping rumah. Ndak tau saya ini dibohongin orang atau gimana, yang jelas saya ndak tahu,” tegasnya.

Kejadian penemuan lempengan ini, ditemukan oleh Kholidi pada tahun 2014. Dan sejak itu lempengan logam bergambar Soekarno ini, ia simpan di rumahnya dan tidak ada niatan untuk dijual. Meski Kholidi bukanlah kolektor benda sejarah, dan ia juga mengaku tidak begitu suka dengan benda-benda yang mengandung unsure magic.

“Terus terang saja, saya ini mboten seneng (red : tidak suka) barang-barang seperti itu, keris atau yang lainnya saya ndak senang. Cuman pesan dari orang tua saya dulu, ‘koen nek oleh opo-opo ae, ojo atek d idol, wes simpenen ae’. Ya di suruh ngrawat. Kira-kira saya temukan tahun 2014. Dan saya simpan ndak saya beritahukan ke orang-orang,” paparnya.

Saat ditanya apakah penemuan ini sempat dikonsultasikan pada kolektor atau peneliti benda bersejarah, pihaknya mengaku belum pernah melakukan hal tersebut. Dan memang pernah Kholidi, melakukan pengecekan kandungan mas yang ada pada lempengan logam tersebut di Mojokerto.

“Untuk konsultasi saya tidak pernah, cuman benda itu saya bawa ke Jalan Mojopahit di Mojokerto, saya tes kan kadar emas nya di tukang emas pinggir jalan itu. Istilahnya itu emas nya kadarnya masih muda. Artinya sampai ke level emas itu kan 100, lah ini perkiraan 18 sampai 20 kadar emas nya, informasinya seperti itu,” katanya.

Disinggung lebih lanjut, apakah lempengan logam tersebut pernah, ditawar oleh kolektor benda antik, pihaknya mengatakan bahwa memang saat itu ada orang yang sempat menawar. Bahkan sempat ditawar jutaan rupiah, tiap batang, lempengan logam bergambar Soekarno tersebut.

“Ada teman saya, awalnya ditawar 1,5 juta per batang, terus jarak tiga bulan datang lagi dan ditawar 3 juta per batang, ndak saya kasihkan,” tukasnya.

Kini, lempengan logam yang dimiliki Kholidi, ia simpan dan akan dirawat, dirumahnya. Perlu diketahui Kholidi, tidak hanya menemukan 9 lempengan logam bergambar Soekarno, tapi selang beberapa bulan Kholidi juga menemukan 4 lempengan logam lainnya, yang letak penemuannya tidak jauh dari lokasi awal ia menemukan 9 lempengan logam tersebut.(elo)