Dugaan Perselingkuhan Oknum Anggota Dewan, Berujung Saling Lapor

DKH saat menunjukkan surat laporan di Polres Jombang

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: DKH akan menyewa kuasa hukum untuk menanggapi laporan dugaan tindak pidana fitnah  atas laporan istrinya DAP Anggota DPRD Jombang , dimana DAP Wakil Rakyat dari Fraksi Demokrat itu melaporkan sang suami setelah terlebih dahulu dilaporkan atas dugaan perselingkuhan dengan dua pria oleh DKH di kantor Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Jombang beberapa waktu lalu.

DKH ketika dikonfirmasi pada Sabtu (07/07) mengatakan, begitu mengetahui  informasi bahwa  DAP melaporkan dirinya di kantor kepolisian, pihaknya akan segera menyewa kuasa hukum untuk menanggapi laporan istrinya tersebut

“Waktu kemarin saya membaca pemberitaan salah satu media online jika istri saya DAP sudah melaporkan saya atas dugaan tindak pidana fitnah, saya tegaskan, bahwa saya tidak takut !!, melaporkan balik itu memang haknya,  jika perlu saya akan tantang dia untuk melakukan sumpah pocong !! , saya tidak akan berdiam diri, saya akan menunjuk kuasa hukum untuk menanggapi laporan istri saya di Polres Jombang waktu kemarin,” katanya.

Disinggung tentang kuasa hukum yang akan ditunjuk untuk menanggapi laporan istrinya tersebut DKH  enggan menjelaskan, (07/07/2018)

“Maaf, belum waktunya mas, karena belum ada panggilan dari kepolisian, pasti nanti saya informasikan pengacara yang saya tunjuk untuk mendampingi saya,” pungkasnya.

Ramai diberitakan media, anggota DPRD Jombang, berinisial DAP balik melaporkan suaminya DKH (25), asal Desa Pulo Lor, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur ke Mapolres setempat.

Wakil Rakyat dari Fraksi Demokrat itu melaporkan sang suami setelah terlebih dahulu dilaporkan atas dugaan perselingkuhan dengan dua pria oleh DKH.

DAP juga menyatakan jika laporan tersebut sudah diterima oleh SPKT polres Jombang pada tanggal 06 Juli 2018 dengan Nomor : LPB/212/VII/RES.1.18/2018/JATIM/RES JBG. Selanjutnya, DAP masih menunggu proses hukum terkait dengan laporan itu.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Gatot Setyo Budi saat dikonfirmasi melalui aplikasi pesan instant menyatakan proses pengaduan suami DAP maupun pelaporan balik DAP sendiri semuanya masih berproses.

“Untuk pengaduan dari DKH masih berproses,  hari ini masuk laporan dari DAP dan kedepan juga kita proses sesuai mekanisme yang ada ,” tukas Gatot.

Dikonfirmasi secara terpisah DAP, mengatakan bahwa, dirinya menyayangkan laporan yang dilakukan oleh mantan suaminya. Bahkan, bahtera rumah tangga yang ia jalani bersama suaminya memang dirasa tidak sehat lagi.

“Anggota dewan hanyalah sebuah pekerjaan, tapi saya ini hanyalah manusia biasa. Seorang ibu yang bertahan untuk menghidupi anak. Apabila rumah tangga sudah tidak sehat, bagaimana bisa dipertahankan?, sedangkan suami tidak mau pisah tapi justru dengan cara menfitnah saya berselingkuh,” paparnya.

Ditanya mengenai, adanya laporan yang dilakukan mantan suaminya ke Polres Jombang, pihaknya, menganggap bahwa tudingan selingkuh itu adalah fitnah, dan pihaknya juga akan melakukan pelaporan ke Polisi.

“Ini tuduhan serius mas, yang tidak bisa ditolerir. Sehingga membuat saya melakukan lapor balik, karena saya merasa setia saya tidak bisa membiarkan dia memberikan laporan palsu, itu bisa mencemarkan nama baik di keluarga dan nama lembaga, sebagai anggota dewan,” tukas DAP.(elo)