CJH Lamongan Setiap Tahun Meningkat

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Pada tahun 2018 jumlah Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Lamongan menduduki peringkat kelima terbanyak se Jawa Timur. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kemntrian Agama Kabupaten Lamongan Drs. Sholeh dalam acara Manasik Haji Massal CJH Kabupaten Lamongan di Gedung Ikatan Persatuan Haji Indonesia (IPHI) Lamongan, Selasa (10/7).

“Jumlah CJH Kabupaten Lamongan meningkat dari tahun sebelumnya. Jika tahun 2017 sebelumnya CJH hanya sebesar 1.326 pada tahun 2018 ini sebanyak 1.822 CJH. Jumlah tersebut peringkat 5 terbanyak se Jawa Timur,” Ungkap Drs. Sholeh.

Menurut Drs. Sholeh CJH Kabupaten Lamongan masuk pada kolter 45, 46, 47, 48, dan sebagian masuk pada kloter 49 yang yang teragbung dengan CJH dari Kabupaten Bojonegoro, Kota Surabaya dan Kabupaten Tulungagung.

“Pada saat ini kloter 45 dan 46 dalam tahap komunikasi dngan Kanwil Kemenag agar bisa diberangkatkan pada jam yang sama. Rencananya kloter 45 dan 46 akan diberangkatkan pada tanggal 31 Juli dan kloter 47, 49, dan 49 berangkat pada tanggal 2 Agustus 2018”, Tambah Drs. Sholeh.

Gelombang pertama pemberangkatan CJH dari Indonesia akan dimulai pada tanggal 17 Juli 2018 mendatang dan Kabupaten Lamongan masuk pada pemberangkatan gelombang kedua. Manasik Haji Massal Kabupaten Lamongan menurut Drs. Sholeh akan berlangsung selama 2 (dua) hari yakni hari ini tanggal 10 di Gedung IPHI dan besok 11 Juli 2018 di Masjid Namira.

Bupati Fadeli yang hadir dalam acara tersebut meminta maaf kepada seluruh CJH Kabupaten Lamongan, karena Alun-Alun Lamongan yang biasanya digunakan sebagai tempat praktek manasik haji.

“Saya meminta maaf kepada seluruh CJH karena Alun-Alun Lamongan yang biasanya digunakan untuk praktek manasik haji masih belum bisa digunakan karena masih dalam proses perbaikan sehingga harus dipindahkan ke Masjid Namira”, Ungkap Fadeli.

Fadeli juga mengingatkan kepada para CJH agar mulai dari sekarang menjaga kesehatannya dan menjaga makanannya. Kepada para petugas pendamping Fadeli juga berharap memberikan bimbingan kepada CJH agar dapat melaksanakan ibadah haji sesuai dengan ketentuan sehingga menjadi Haji yang Mabrur. (Omdik/fer)