Massa AMBTK Tuntut Pejabat Bupati Tidak Membuat Kebijakan Setrategis

BANGKALALAN,KANALINRONESIA.COM – Ratusan masa dari 18 kecamatan yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bangkalan Tingkat Kecamatan (AMBTK), Tadi sekitar pukul 11.00 siang menggelar unjuk rasa (unras) ke kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jatim, Kamis, (12/7/2018).

Dalam aksi unras tersebut massa AMBTK mengajukan beberapa hal. Diantaranya menuntut kepada Pejabat Bupati Bangkalan agar tidak membuat kebijakan strategis yang bisa berdampak pada kondusifitas situasi dan kondisi Kabupaten Bangkalan Jatim yang tenang paska pelaksanaan pilkada serentak 2018.

Pejabat Bupati Bangkalan juga dituntut tidak melakukan mutasi pejabat dan promosi jabatan di lingkungan Pemkab. Bangkalan.

Koordinator aksi lapangan (korlap) AMBTK, Mubarok kepada belasan awak media mengatakan dari beberapa informasi yang santer berkembang akhir – akhir ini. Pihaknya mensinyalir dalam dekat ini bakal ada mutasi dan promosi pejabat di lingkungan Pemkab. Bangkalan.

“Ini kan aneh masa transisi belum direncanakan, masak mutasi dan promosi pejabat akan dilakukan,” ungkap Mubatok.

Oleh karena itu, Mubarok mendesak agar Pejabat Bupati Bangkalan segera membentuk tim transisi untuk mensinkronisasi program Bupati lama dengan Bupati terpilih.

“Walaupun Bupati terpilih belum ditetapkan oleh KPU Bangkalan. Akibat terkendala keputusan MK yang belum turun. Tetapi sesuai dengan yang diketahui masyarakat dan sesuai pula dengan real count. Bupati terpilih yang memperoleh mandat dari rakyat memimpin Bangkalan untuk 5 tahun kedepan adalah pasangan calon nomer 3,” tuturnya.

Lebih lanjut, setelah beberapa perwakilan AMBTK melakukan negosiasi dengan pihak Pemkab. Bangkalan. Asisten Perintaham Setda Bangkalan, Ismet Effendy yang mewakili Pejabat Bupati Bangkalan. Dihadapan ratusan massa AMBTK, menyampaikan tidak akan melakukan mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemkab. Bangkalan dan masalah ini akan segera disampaikan kepada Pejabat Bupati Bangkalan untuk segera membentuk tim transisi.

“Secepatnya akan kami sampaikan kepada Pejabat Bupati Bsngkalan. Agar segera membentuk Tim Transisi,”pungkasnya. (yans)