Belum Genap Satu Bulan Omset 212 Mart Naik, Ini Sosok Dalangnya

Ketua bidang usaha dan pengembangan KS UMI, Syarahuddin S.Hi (Bang Reza)

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM :Belum genap satu bulan minimarket 212 Mart yang merupakan bisnis waralaba pertama berbasis syariah di Jombang, mengalami kenaikan omset penjualan secara drastis. Koperasi Syariah 212 Mar merupakan usaha milik umat islam secara berjamaah dengan berbadan hukum koperasi syariah.

Usaha milik umat muslim ini berbasis Koperasi Syariah yang, diketuai oleh H Dr Siswanto, MM., dan Medan Amrulloh sebagai sekretarisnya. Selain itu keunggulan dari 212 Mart yakni, menawarkan harga grosir bagi setiap pembelinya.

Perolehan omset yang naik secara drastis ini, tak lepas dari sosok kepiawaian Ketua Bidang Usaha dan Pengembangan, Syarahuddin S.Hi, atau yang lebih akrab disapa Bang Reza.  Potensi yang di miliki Reza tersebut memang tidak di ketahui oleh banyak orang, karna Reza sendiri tidak pernah menonjollkan kemampuannya terhadap orang lain. Namun hal ini di baca oleh Dr Siswanto, MM.

“Kemajuan dari 212 Mart ini tak lepas dari sosok penting, yakni kepiawaian Ketua Bidang Usaha dan Pengembangan, Syarahuddin S.Hi (red : Reza), dalam mengelola management ekonomi di 212 Mart. Dan hal inilah yang membuat saya yakin bahwa Pak Reza sangat mampu membawa 212 melaju dengan pesat. Dengan trik yang sangat langka dan ciri khas yang berbeda,” ujar Siswanto, pada sejumlah jurnalis, Minggu (5/8/2018).

Lanjut Siswanto, padamulanya orang tidak yakin bahwa Reza mampu untuk mengembangkan 212 Mart. Setelah Reza memaparkan trik-trik yang akan dilakukan, maka pihak pengurus mencobanya, dan ternyata kiat-kiat tersebut benar adanya. Sekarang selurus pengurus mengakui kemampuanya dlm berbisnis. Karena 212 Mart berkembang dengan pesat. Bahkan saat ini sudah mampu membuka cabang 212 Mart di kecamatan Megaluh.

“Ya, Alhamdulillah hasil kinerja Pak Reza yang masih terhitung 10 hari, 212 Mart berkembang pesat, ini dibuktikan dengan perolehan omset penjualan yang tinggi dan 212 Mart juga bisa membuka cabang di Kecamatan Megaluh,” ungkap Siswanto.

Sementara itu menurut penjelasan dari Reza, naiknya omset penjualan dan berkembangnya 212 Mart di Jombang ini, didasari oleh perpaduan basic Koperasi Syariah dengan kultural masyarakat yang berada di Jombang yang masyarakatnya beragam.

“Selain pembeli mendapatkan harga grosir, cultural masyarakat di Jombang yang beragam bisa balance dengan landasan minimarket 212 Mart, yakni Koperasi Syariah,” terang Reza.

Saat ditanya apa rencana strategi kedepan untuk memajukan dan meningkatkan omset 212 Mart di Jombang, pria yang merupakan mantan aktifis HMI tersebut, mengatakan bahwa salah satu strateginya yakni dengan mendirikan 212 Mart di seluruh kecamatan yang ada di Jombang.

“Rencana kedepan kita akan dirikan 212 Mart di setiap Kecamatan, dan program kedua adalah berkompetisi yang sehat dengan pengusaha-pengusaha lain yang punya prinsip berbeda,” paparnya.

Dengan adanya Koperasi Syariah 212 Mart ini diharapkan dapat memperbaiki dan membangkitkan ekonomi umat Islam dengan berjamaah menghidupkan ekonomi bersama.

“Harapannya untuk menghidupkan ekonomi masyarakat Jombang, dengan memakai sistem harga grosir kita bisa memenuhi apa yang diharapkan oleh masyarakat selama ini,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Koperasi Syariah 212 Mart menawarkan keuntungan yang besar bagi para anggota koperasi yakni mencapai 10-15 persen dari total modal disetor per tahun. Syaratnya sederhana, anggota hanya perlu menyetor modal minimal Rp 500,000,- ribu, dan iuran wajib Rp 22.000,- ribu per tahun.

Bahkan, pembagian keuntungan tahunan bisa lebih besar jika anggota yang aktif bertransaksi di Koperasi Syariah.(elo)