Lakukan Aksi Begal Disertai Pembacokan, Udin Dilumpuhkan Polisi

TN salah satu pelaku begal yang dibekuk aparat dari Satreskrim Polres Jombang

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM :TN (35), salah satu pelaku begal asal Dusun Japanan, Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Jombang, harus pasrah saat diamankan Satreskrim Polres Jombang.

Komplotan begal jaringan TN ini dikenal sadis saat melakukan aksinya. Bahkan, TN yang juga residivis ini tak segan untuk membacok korbannya saat beraksi.

Terungkapnya aksi begal yang dilakukan oleh komplotan TN ini, berawal dari laporan dari masyarakat, yang menjadi korban kebengisan aksi TN dan rekan-rekannya.

“Terungkapnya kasus begal ini berawal dari laporan korban Ibu Latifatul Mahfudah (40),” ujar Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Gatot Setya Budi, pada sejumlah jurnalis, Senin (6/8/2018).

Korban Latifatul Mahfudah (40) asal Kemlagi Mojokerto, dan anaknya yakni, Abib Ahmad S, saat itu dari Kemlagi Mojokerto hendak menuju ke Mojoagung. Ditengah perjalan, korban dihentikan dengan tersangka dan beberapa rekannya.

“Korban saat itu berkendara dengan kendaraan supra miliknya dari Mojokerto ke Mojoagung. Ditengah jalan korban berpapasan dengan kelompok pelaku yang berjumlah 5 orang. Kemudian korban dihentikan,” ungkap Gatot.

Pelaku berpura-pura menanyakan pada korban dimana tempat lokasi adanya hiburan kuda lumping. Selain itu korban juga di ancam oleh pelaku.

“Karena korban merasa tidak tahu, akhirnya korban menjawab bahwa ia tidak tahu lokasi hiburan yang dimaksud oleh pelaku. Selanjutnya pelaku beserta rekannya melakukan presur pada korban,” terang Gatot.

Karena kalah jumlah akhirnya anak korban lari, dan selanjutnya pelaku merampas HP milik korban. Karena melawan, korban akhirnya dibacok oleh pelaku.

“Digledah-gledah sakunya oleh pelaku, selanjutnya korban melawan, dan pelaku akhirnya membacok korban, di bagian punggung,” tegas Gatot.

Lanjut Gatot, setelah mendapat laporan dari korban, selanjutnya tim resmob dari Satreskrim Polres Jombang, melakukan pengejaran terhadap pelaku. Namun, saat diamankan TN, melawan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas oleh petugas.

“Pelaku diamankan di wilayah sekitar Mojowarno, dan karena melawan petugas saat diamankan, maka pelaku kita lumpuhkan,” ungkap Gatot.

TN alias Udin, merupakan residivis kambuhan. Bagaimana tidak, TN sudah empat kali menjalani hukuman karena melakukan tindak pidana pencurian. “Dari data Kepolisian, pelaku sudah 4 kali keluar masuk bui, karena kasus pencurian,” beber Gatot.

Atas perbuatannya TN, kini harus mendekam di sel tahanan Polres Jombang. Sedangkan untuk pelaku lain, Polisi kini masih melakukan pengejaran.

“Kita kenakan Pasal 365 yakni tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Sedangkan untuk pelaku lainnya kini dalam pengejaran,” tukas Gatot.(elo)