Koordinator PKH di Lamongan Meninggal Mendadak Usai Ikuti Rapat

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Sayub Hadi 0(30), yang tinggal di Desa Pangean Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan, meninggal secara mendadak.

Pria yang juga menjadi koordinator pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) ini meninggal saat menghadiri rapat di Desa Ngayung Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan, Kamis (9/8/2018) lalu.

Awal peristiwa ini, korban saat mendatangi rapat di Desa Ngayung, Sayub tidak menunjukkan tanda-tanda sakit. Usai rapat, korban beranjak ke Musholla karena belum melaksanakan sholat Ashar. Setelah itu korban kembali lagi ke balai desa, tempat rapat rapat untuk makan bersama.

“Korban tidak mengeluh sama sekali. Tiba-tiba terjatuh ke lantai dan meninggal dunia. Kemungkinan besar terkena penyakit jantung atau yang lainnya,” kata AKP Harmudji, Kasubag Humas Polres Lamongan, Kemarin (10/8/2018).

Tentu saja teman-teman korban kaget dan langsung memberikan pertolongan dan memanggil petugas Puskesmas. Namun, petugas Puskesmas belum sampai ke lokasi, nyawanya sudah tidak bisa tertolong. Teman-temannya mengatakan, selama duduk korban tidak mengeluh sakit. Namun, tiba-tiba lemas dan terjatuh.

“Setelah makan itulah dia duduk santai bersama teman-temannya melakukan diskusi. Namun, tiba-tiba terjatuh, ” tambahnya.

Camat Maduran, Harwah Hiutomo membenarkan pristiwa tersebut. Namun, dia tidak mengetahui secara jelas riwayat penyakitnya. “Tidak ada catatan tentang riwayat, akan tetapi banyak yang mengatakan bahwa korban riwayat penyakit jantung. Mungkin keluarganya yang lebih tahu,” pungkasnya. (omdik/fer/bis)