Jaga Warisan Budaya Nusantara, Pemkab Trenggalek Gelar Pameran Pusaka

Joko Irianto Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Trenggalek buka pameran pusaka

TRENGGALEK,KANALINDONESIA.COM: Warisan budaya nusantara yang juga tercatat di United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco) salah satunya adalah keris. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Trenggalek , Jawa Timur melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) rutin menggelar pameran pusaka yang didominasi keris berbarengan dengan HUT ke 73  Kemerdekaan RI dan Hari Jadi ke 824 Kabupaten Trenggalek di  Gedung Bhawarasa komplek Pendopo Manggala Praja Nugaraha, Sabtu(18/8) hingga Senin, (20/8).

Berbeda dengan kegiatan tahun lalu, kali ini pameran pusaka kali ini dihadiri tiga puluh perwakilan kabupaten/kota se-Indonesia.

Mewakili Bupati Trenggalek, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Trenggalek, Joko Irianto, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap warisan leluhur sangat tinggi. Buktinya even kali ini pengunjungnya membludak.

“Kami cukup mengapresiasi kegiatan ini.Jika melihat peserta yang hadir pameran ini akan diserbu pengunjung,” terangnya, Sabtu(18/8).

Dijelaskan Joko, salah satu tujuan dari pameran budaya ini adalah untuk melestarikan peninggalan leluhur khususnya yang ada di Kabupaten Trenggalek.

”Di Trenggalek itu banyak peninggalan bersejarah dan sudah ada beberapa yang ditemukan,” imbuhnya.

Mantan Kadis Peternakan ini menambahkan jika di Kabupaten Trenggalek banyak  pengrajin keris dan hasil produksinya sudah menembus pasar hingga keluar Jawa.”Munculnya Pengrajin Keris ini patut diapresiasi.Selain bisa menjadi alternatif pelestarian keris juga bisa menjadi ikon daerah,” jelasnya.

Selanjutnya, menurut dia, pameran budaya ini sangat penting bagi generasi muda khususnya kaum pelajar karena peninggalan pusaka para leluhur banyak memiliki nilai seni dan keindahan.”Kami berharap para pelajar dan mahasiswa yang ada di Kabupaten Trenggalek bisa memanfaatkan momen ini,” urainya.

Joko berharap kegiatan pameran ini bisa berlangsung setiap tahun dan lebih banyak menarik pengunjung sehingga membuat Kabupaten Trenggalek terkenal.

”Dinas Pariwisata dan Kebudayaan akan terus mendukung kegiatan yang bisa bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (ham)