Diduga Serangan Jantung Mendadak, Buruh Tani di Lamongan Meninggal di Sawah

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Naas menimpa Mat Darum (58) warga Dusun Mungsu Desa Sugihwaras Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamomgan. Pria yang sehari-harinya berkerja sebagai buruh tani ini ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, tergeletak di tambak sawah di Dusun Karangaji Desa Pendowolimo  Kecamatan Karangbinangun, Lamongan, milik H. Sholeh (51) warga Dusun Jetis, Desa Jetis Lor Kecamatan Glagah. Senin (20/8/2018) sekitar pukul 07.00 WIB.

Kasubbag Humas Polres Lamongan, AKP Harmudji  dikonfirmasi membenarkan, telah ditemukannya orang yang sudah meninggal di pinggiran tambak sawah di Dusun Karangaji Desa Pendowolimo Kecamatan Karangbinangun. Sebelumnya petugas Polsek Karangbinangun menerima laporan dari Totok (37) Kepala Dusun setempat adanya orang meninggal di tambak sawah.

Menindak lanjuti informasi tersebut,petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan menghubungi petugas medis Puskesmas setempat. Selanjutnya korban dievakuasi bersama warga serta menghubungi pihak keluarga korban. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, tidak ditemukan tanda tanda bekas kekerasan dari pihak lain.

“Korban murni meninggal dunia di kedalaman air kurang lebih 15 cm,  pada saat berkerja penyakit jantungnya diperkirakan kambuh. Selanjutnya korban diserahkan ke pihak keluarga karena menolak dilakukan otopsi. Dan pihak keluarga sanggup membuat surat peryataan tidak menuntut kepada orang lain dikemudian hari,” ungkapnya

Ditambahkan pula,  Sebelum korban ditemukan tewas tergeletak di pinggir tambak sawah ia masih berkomunikasi dengan Tolani (50) salah satu petani yang tidak jauh dari sawah tempat korban bekerja. Pada saat itu korban yang memang sehari-harinya berkerja di tambak sawah milik H. Sholeh, sedang beraktifitas menaikan lumpur di dalam tambak ke pematang sawah (teplok).

Tidak begitu lama kemudian Tolani menemukan korban sudah tergeletak tak bernyawa di pinggir tambak. Tolani pun segera menghubungi Totok, Kepala Dusun setempat yang kebetulan berada di seputaran lokasi persawahan tersebut. (omdik/fer/bis)