Dituntut Enam Tahun Enam Bulan, Sri Mulyani Lakukan Pembelaan

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Sri Mulyani (37) warga Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, melakukan pembelaan atas tuntutan yang diberikan jaksa penuntut umum pada dirinya, karena di anggap terlalu berat dan tidak sebanding dengan apa yang telah dilakukannya.

Melalui penasehat hukum dalam sidang pembelaan, tersangka mengaku hanya membawa tidak menjadi pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

“Tersangka meminta keringan hukuman. Karena merasa bukan sebagai pengedar besar, dan hanya sebagai perantara yang membawa,” kata Penasehat Hukum tersangka dari Pusbakum Al Banna Lukmanul Hakim, Selasa (28/08/2018).

Dalam sidang tuntutan yang berlangsung, tersangka dituntut jaksa penuntut umum dengan hukuman penjara selama 6 tahun 6 bulan.

“Tersangka telah menyesal dan mengakui kesalahanya dan berjanji tidak mengulangi perbuatanya lagi,” tandas Lukman.

Sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Lamongan, Hj. Nova Flory Bunda, S.H., M.Hum, berlangsung tenang dan aman.

“Karena jaksa penuntut umum akan menanggapi pembelaan tersangka secara tertulis, sidang akan dilanjutkan, Selasa (08/9) mendatang,” ungkap Majelis Hakim Nova Flory sesaat sebelum menutup persidangan.

Pelaku di tangkap beberapa bulan yang lalu di wilayah Kecamatan Pucuk, saat membawa dua klip sabu-sabu yang di simpan di saku celana kanan dan dalam dompet hanphone.(omdik/fer/bis)