Rapat Paripurna DPRD, Bupati Trenggalek Jelaskan Usulan Perubahan APBD Tahun 2018

Rapat Paripurna terbuka di Gedung DPRD Kabupaten Trenggalek

TRENGGALEK,  KANALINDONESIA.COM: Rapat Paripurna di gedung DPRD Kabupaten Trenggalek, Bupati Trenggalek, Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak jelaskan usulan Perubahan APBD (P-APBD) tahun 2018 yang tidak banyak mengalami perubahan. Hal tersebut dilakukan Bupati Trenggalek guna mempercepat proses perubahan APBD serta mengacu kepada kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara(APBN) yang juga tidak diusulkan kenaikan atau perubahannya.

“Berangkat dari kondisi fiskal nasional, bahwa pemerintah tak akan mengajukan perubahan APBN 2018, dan itu dinyatakan dari sisi posturnya juga cukup baik, maka kita juga tidak akan melakukan perubahan karena kebijakan pusat itu berpengaruh terhadap kondisi daerah,” jelas Bupati Emil Dardak dalam forum sidang Paripurna dewan dengan agenda nota penyampaian usulan P-APBD Kabupaten Trenggalek tahun 2018, Senin, (3/9/2018) di Trenggalek.

Berdasarkan keterangan Bupati bersama anggota DPRD, proses penyusunan APBD serta perubahannya ini merupakan dasar dari penggunaan keuangan daerah dalam kurun waktu 1 tahun anggaran.

“Tentunya ini merupakan satu bagian yang tak terpisahkan dari proses penyelenggaraan Pemerintahan. Oleh karena itu, demi memaksimalkan proses pembangunan, kami mengusulkan adanya perubahan APBD sesuai kebutuhan dan kondisi yang ada di lapangan, ” ungkap Bupati Trenggalek, Emil Dardak saat dikonfirmasi usai rapat.

Selain itu Bupati menekankan untuk memaksimalkan pemanfaatan APBD agar sesuai dengan kondisi yang ada saat ini.

Suami Arumi Bacshin ini juga menegaskan memang diperlukan adanya keseriusan, kecermatan, ketelitian dan keterpaduan dalam memaksimalkan pemanfaatan APBD.

“Hal ini sangat penting sekali untuk segera disetujui dan direalisasikan, ” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Samsul Anam menjelaskan, setelah mendengarkan penjelaskan Bupati dalam rapat Paripurna ini, proses selanjutnya adalah membahas usulan Ranperda perubahan APBD.

” Kami pihak DPRD akan segera membahas usulan Ranperda perubahan APBD tersebut di tingkat Panitia Khusus (Pansus) maupun masing – masing Komisi, ” katanya.

Masih terang politisi PKB ini, mengingat saat ini sudah mendekati akhir tahun 2018, pihaknya kita akan berusaha mempercepat pembahasan usulan Ranperda perubahan APBD. Dengan begitu, anggaran yang diperlukan bisa segera direalisasikan sebelum berakhirnya tahun 2018.

“Pasti kita kebut, karena ini terakhir Bupati Emil melakukan tugasnya,” tandasnya.

Menurut politisi senior PKB ini, ada beberapa hal yang disampaikan Bupati bahwa penggunaan anggaran tahun ini terbentur kondisi-kondisi yang tak terduga.

“Bupati mencontohkan, salah satu yang membuat serapan APBD tahun 2018 masih belum maksimal adalah dengan terputusnya akses jalan Munjungan – Trenggalek beberapa waktu lalu,” imbuhnya.

Diantara penyampaiannya, beberapa kebijakan pemerintah akan dioptimalkan disesuaikan dengan anggaran belanja pemerintah daerah.

“Penyampaiannya masih sesuai jalur serta tetap meliputi tentang evaluasi APBD,”ungkapnya.

Rapat yang dihadiri oleh 80 orang undangan dari berbagai unsur dan jajaran di level birokrasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek tersebut selesai pukul 10.35 WIB. (mil/ham)