43 Hari Patroli Gentong Polsek Dongko Membantu Warga

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Musim kemarau yang panjang di tahun 2018 ini mempunyai efek meluas di berbagai daerah, khususnya Trenggalek, Jawa Timur salah satunya wilayah Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek. Kekeringan telah mengakibatkan sumber-sumber air mengering sehingga banyak warga yang kekurangan air bersih.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Trenggalek, Jawa Timur, AKBP Didit Bambang Wibowo melalui Kapolsek Dongko, AKP Tri Basuki menyampaikan bahwa dengan adanya bencana tersebut menginstruksikan kepada jajarannya untuk membantu memberi solusi.

“Kegiatan Kami Peduli Sesama (KPS) memberikan bantuan suplay air bersih kepada masyarakat diwilayah terdampak kekeringan oleh anggota Polsek Dongko adalah sesuai arahan Bapak Kapolres, ungkapnya, Selasa (4/9/2018).

Salah satu dari program KPS Polres Trenggalek di Polsek jajaran adalah Patroli Gentong, lanjut Tri Basuki, dengan cara mendistribusikan air bersih ke lingkungan masyarakat menggunakan tong air berkapasitas besar sekitar 500 liter.

“Hari ini, anggota kita mengirim air bersih di RT 45, RW 03, Dusun Karangsudo, Desa Cakul, Kecamatan Dongko. Terhitung sudah 43 hari kita secara periodik membantu meringankan saudara – saudara yang kekurangan air bersih, ” imbuh Kapolsek.

Senada dengan pernyataan Kapolsek Dongko, Murtiyem salah satu warga Desa Cakul mengatakan sangat terbantu dengan adanya program Patroli Gentong.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan air dari bapak-bapak Polisi ini. Karena selama ini, kita harus ambil air dari sungai yang jaraknya sekitar 1 kilometer di bawah sana,” ujar salah satu warga yang sedang ikut mengantri air bersih.

Walau tidak bisa memenuhi keperluan sepenuhnya, tapi kepedulian dari pihak Polsek Dongko sudah sangat membantu.

“Kami sangat berharap kepada pemerintah daerah juga bisa peduli dan mau membantu. Karena ini sudah sangat meresahkan kami sebagai warga Trenggalek yang juga ikut bayar pajak,” pungkas wanita paruh baya tersebut sembari memanggul tempat air yang sudah penuh terisi. (ham)