BKPRMI Komitmen Bantu Pembangunan Masjid

TANJUNG, KANALINDONESIA.COM: Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPMRI) pusat bersama pengurus BKPMPRI NTB kembali sambangi Kabupaten Lombok Utara untuk ke delapan kalinya. Kali ini lembaga NGO Muslim tersebut berkomitmen untuk membangunkan masjid bagi Lombok Utara yang sebagian besar masjidnya mengalami rusak berat.

“Saat ini kita sudah rencana membangun satu unit masjid dulu, untuk pembangunannya kami berkordinasi dengan Pak Bupati meminta mana lokasi yang menjadi prioritas,”ungkap Ketua umum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus usai pertemuan di Pendopo Bupati Lombok Utara, Kamis (6/9/2019).

Ia menjelaskan, rencananya ada sekitar 10 masjid yang akan di bangun BKPRMI di Lombok Utara. Pembangunan masjid tersebut dengan menggalang dana bersama sejumlah NGO Muslim lainnya. Namun penunjukkan lokasi masjid tersebut, pihaknya tidak memutuskan langsung sendiri. Pihaknya tetap berkordinasi dengan BKPRMI Lombok Utara bersama Pemerintah setempat.

“Sebab mereka lebih tahu betul kondisi masing-masing wilayah. Intinya kami ingin membangun di tempat yang aman lahan yang tidak menjadi persoalan kedepannya,” imbuhnya.

Proses turunnya BKPRMI membantu korban bencana gempa di Lombok ini tidak terlepas dari semangat LPPTKA santri dari Aceh, Papua dan sekitarnya. Peran pemuda Islam dalam proses ini mengambil posisi terdepan untuk turut membangkitkan semangat warga Lombok saat ini.

“Saya hanya ingin berpesan kita harus tetap Istiqomah dalam membela Islam, tabah dan kuat dalam menghadapi cobaan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara H.Najmul Akhyar menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasih atas partisipasi sejumlah pihak dalam mendorong kebangkitan Lombok Utara saat ini. Sebab sebagian warga Lombok Utara saat ini sudah kehilangan tempat tinggal dan kini masih menetap di tenda pengungsian.

“Relawan memang tidak saja berfikir untuk kecukupan logistik namun harus ada juga yang memperhatikan persoalan sosial, kesehatan dan sebagainya,”ujar Najmul.

Ia menjelaskan untuk saat ini Lombok Utara memiliki sekitar 365 masjid. Namun 99 persen kondisinya rusak berat dan berbahaya untuk ditempati. Terlebih goncangan gempa susulan masih terjadi. Sehingga saat ini pun pemerintah bersama masyarakat mengambil langkah untuk merobohkan masjid yang telah rusak parah.

“Nanti kita akan sampaikan mana lokasi yang tepat untuk membangun masjid yang didanai BKPRMI, saya juga perlu rundingkan dengan pengurus BKPRMI Lombok Utara,” pungkasnya.(Idam)