LPS Beri Bantuan Untuk Korban Gempa di Lombok

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah tengah bercerita sekaligus memberikan trauma healing untuk puluhan anak pengungsi di Dusun Cupek, Desa Sigar Penjalin Kecamatan Tanjung, Jumat (7/9/2018).

TANJUNG, KANALINDONESIA.COM: Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) turut peduli dalam gempa yang menimpa warga Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tak hanya logistik, LPS ikut memberi bantuan berupa dua unit sekolah sederhana di Dusun Cupek Desa Sigar Penjalin dan Desa Salut.

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah menjelaskan, kedatangan LPS untuk memberikan bantuan untuk daerah Lombok, khusus nya Lombok Utara. Tujuannya untuk membantu masyarakat agar secepatnya pulih dari bencana ini.

“Kami membawa bantuan juga harapan saudara-saudara dari Jakarta, sekaligus secara moral agar masyarakat di sini dapat cepat pulih, ” ungkapnya, di posko utama Dusun Cupek, Desa Sigar Penjalin, usai memberikan trauma healing untuk anak-anak pengungsi, Jumat (7/9/2018).

Ia berharap bantuan tersebut bisa lebih cepat memulihkan kondisi korban gempa. Baik itu kondisi fisik maupun mental juga rohaninya, sehingga bisa hidup normal kembali.

“Itu harapan dari kami tentunya,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, dirinya akan menegaskan ke rekan LPS di Jakarta untuk juga ikut terjun membantu korban gempa. Hal ini sebagai bentuk sosial dari LPS, dalam menyikapi bencana yang telah terjadi. Ia juga berharap nantinya Dusun Cupek dan Salut bisa menjadi kawasan yang terus dibantu LPS.

“Mudahan bantuan sekolah sederhana ini juga bisa mempercepat pemulihan proses pendidikan untuk anak-anak ini,” katanya.

Ia mengungkapkan, bantuan yang diberikan berupa logistik dan pembuatan sekolah sederhana. Selain itu LPS juga turut membantu untuk trauma healing bagi anak-anak maupun keluarga yang membutuhkan.

“Dan nanti kami akan bekerjasama juga dengan pemerintah, baik itu daerah dan pusat,” katanya.

Sementara itu Ketua koordinator relawan di posko utama Dusun Cupek, Asmuni Hasan mengatakan, kehadiran LPS sangat membantu. Meski tidak dalam jumlah besar, namun bantuan LPS bisa dimanfaatkan dan membantu para korban gempa.

“LPS membantu kami untuk ruang belajar,” katanya.

Ia menambahkan, ada dua titik pembangunan sekolah sederhana. Yakni di Dusun Cupek dan Desa Salut. Bahkan tak hanya sekolah, LPS juga membantu pembangunan musholla dan Huntara.

“Rencananya akan dibangun di tanah wakaf supaya bisa digunakan sebagai asrama ponpes setelah masa recovery usai,” pungkasnya. (Idam)