Sudah Saatnya Kota Pacitan Memiliki Ikon

PACITAN, KANALINDONESIA.COM: Kabupaten Pacitan sudah saatnya memiliki ikon untuk menunjang pariwisata daerah. Banyak kalangan menilai, beberapa tempat yang dibangun oleh pemerintah tidak jelas konsepnya ke arah mana.

Sekretaris komisi IV DPRD Pacitan, Lancur Susanto.S.Sos, menjelaskan ” ikon kota dirasa sangat penting karena merupakan jati diri daerah dan sebagai sarana promosikan potensi daerah untuk di kenang para pendatang ke kota Pacitan,”jelasnya,Jumat (7/9/2018).

Lancur Susanto.S.Sos juga mengungkapkan,” seperti di Ponorogo, ada patung Singa di depan Kabupaten, Surabaya dengan ikon hiu dan Buaya dan seperti luar jawa di Pontianak ada Tugu Khatulistiwa dan di Sampit Kotawaringin Timur ada patung ikan Jelawat. Ikon-ikon inilah yang belum ada di Kabupaten Pacitan.

“Masing-masing daerah punya ikon sebagai jati diri daerah, dan sudah saatnya Kabupaten Pacitan memiliki itu, pembangunan diperempatan penceng tersebut sangat berciri khas pacitan. Contoh saja seperti ” Patung Ketek ogleng menyangga Buah Pace.( asal usul nama pacitan) atau piala Adipura karena sudah meraih beberapa kali. Yang perlu diingat Kabupaten Pacitan akan kaya Tempat wisata seperti ” Pantai, Gua, pemandangan alam gunung, Monumen jendral sudirman dan Batu Akik ” bisa dijadikan ikon,” ungkapnya.

Ia membayangkan, apabila ditengah perempatan penceng sebagai jantung kota dibangun ikon besar dengan ketinggian 10 meter. Kemudian di sekitarnya dibangun taman hijau dan tempat bersantai, maka akan menjadi daya tarik para wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Pacitan.

Lancur Susanto berharap, mengingat Ikon adalah menunjukkan jati diri pacitan dalam pembangunannya diharapkan Tidak menggunakan dana CSR dari fihak sponsor, ” itu harapanya.

Pembangunan patung ikon dijantung kota Pacitan, bisa menjadikan wahana informasi bagi masyarakat. Untuk itu, ia berharap kepada pemerintah Kabupaten Pacitan segera membangun ikon kota melalui programnya agar memperhatikan hal ini dapat direalisasikan agar pariwisata Pacitan tidak tertinggal dengan daerah lain.( Bc)