FATT 2 Trenggalek Ditargetkan Naikkan Kunjungan Wisata

Wabup Trenggalek, saat akan start berpose di FATT ke 2 halaman Mapolres Trenggalek

TRENGGALEK,  KANALINDONESIA.COM: Freedom Adventure Trail Trenggalek (FATT) ke 2 tahun 2018 kembali digelar pihak Polres Trenggalek , Jawa Timur, bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek. FATT 2018 ditargetkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan domestsik hingga dari luar negeri selain menggalakkan olah raga ekstrim ini dikalangan anak muda.

Wakil Bupati Trenggalek, H. Moch Nur Arifin , yang juga menjadi salah satu peserta even ini  mengatakan, FATT pertama kali digelar tahun 2017 dan akan terus berlanjut menjadi agenda rutin setiap tahun.

“Untuk FATT 2018, kami buat berbeda dari tahun sebelumnya. Kami targetkan dari kegiatan ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan asing,” katanya saat ditemui media sebelum dilangsungkannya start di depan halaman Mapolres Trenggalek, Sabtu, (8/9/2018) di Trenggalek.

Diingatkan Arifin, even ini mengandung sejarah perjuangan putra daerah yang pada zaman Kerajaan Mataram pernah ada ide dari tokoh bernama Joko Pekik, salah satu putra kerajaan tersebut yang akan membangun jembatan sebagai akses ekonomi warga antara Gunung Orak-arik , bertempat di wilayah Desa Karangsuko Kecamatan Trenggalek dengan Gunung Rajek Wesi yang berdiri di wilayah Kecamatan Pogalan.

“Sesuai momentum Hari Jadi ke 824 Kabupaten Trenggalek, even ini juga mengingatkan sejarah perjuangan daerah ini yang saat ini sedang berulang tahun , maka itu kita mengambil track di aera gunung Orak-arik ini,” terangnya.

Selain seni budaya, FATT 2018 , juga lebih kepada mengenalkan produk unggulan Kabupaten Trenggalek, termasuk meningkatkan tingkat hunian hotel yang berada di Trenggalek.

“Ini juga sebagai ajang promosi bagi usaha mikro kecil menengah atau UMKM Kabupaten Trenggalek. Memasarkan ke masyarakat luas bahwa UMKM kita juga memiliki produk yang berkualitas,” terangnya.

Wabup Arifin menambahkan, rangkaian FATT juga akan diisi dengan berbagai lomba untuk menggali potensi dan seni kreatif masyarakat dan peserta.

“Saya berharap, kegiatan FATT saat ini sudah memasuki tahun kedua, dapat dievaluasi terus sehingga dapat semakin baik pada tahun berikutnya,” imbuhnya.

Ia juga berharap, Trenggalek sudah menjadi wisata yang dikenal secara nasional dan hal itu terbukti wisatawan yang datang dari luar Trenggalek bahkan Jawa Timur juga sering datang sebagai tempat wisata keluarga.

” Semoga even ini bisa terus dilakukan dan Trenggalek semakin ramai oleh wisatawan nasional dan internasional,” pungkasnya.(ham)