Jelang Pemilu 2019 Polres Lamongan Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2018, Ribuan Pasukan Dilibatkan

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Polres Lamongan Jawa Timur, dalam rangka menjelang pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang menggelar pasukan “Operasi Mantap Brata Semeru 2018” di halaman alun-alun Lamongan, Rabu (19/09/2018) pagi.

Acara gelar pasukan tersebut diikuti oleh pasukan dari jajaran Polres Lamongan, kodim 0812 Lamongan, Dishub, Sat Pol PP, Damkar Kabupaten Lamongan serta para pimpinan partai politik yang ada di Kabupaten Lamongan.

Kapolres Lamongan AKBP Feby D.P Hutagalung, S.I.K MH mengatakan, apel yang digelar terpusat pagi ini, dalam rangka persiapan pengamanan Pemilu 2019 dengan sandi Mantap Brata 2018. Kata dia, pemilu nanti terbilang unik karena digelar serentak mulai dari presiden, wakil presiden, dan anggota legislatif baik DPR, DPD, DPRD tingkat 1 dan 2.
Sehingga diprediksi akan terjadi kompetisi tingkat nasional dan juga tingkat daerah.

“Mari kita bersama-sama ikut berperan aktif dalam mensukseskan pemilu yang akan serentak diselenggarakan dengan tetap menjaga keutuhan NKRI,” ujar Feby dalam amanatnya

Tak hanya itu, Kapolres juga mengungkapkan jika dalam operasi mantap brata 2018 sebanyak 6562 akan terlibat yang berasal dari unsur jajaran Polres Lamongan, Kodim 0812 Lamongan, serta Sat Pol PP dan Linmas Kabupaten Lamongan

“Semua pasukan sudah siap dengan tugas masing-masing, jika memang diperlukan jumlah sebanyak itu bisa bertambah karena backup dari Polda Jatim sudah siap,” tegasnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Dandim 0812 Lamongan menambahkan dan berpesan kepada seluruh anggota TNI-Polri hendaknya selalu menjaga netralitasnya dengan tidak mrmihak salah satu peserta pemilu yangbdi khawatirkan menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Keadaan ini perlu kita waspadai bersama. Oleh karena itu, netralitas sebagai anggota TNI-Polri sangat diharapkan sehingga suasana kondusif menjadi prioritas bersama,” ujar Letkol Arh. Sukma Yudha Wibawa Dandim 0812 Lamongan.

Operasi mantap brata ini berlangsung selama 397 hari, dimulai hari Kamis, 20 September sampai dengan 397 hari ke depan. Dalam kesempatan ini juga diadakan deklarasi pemilu damai serta penandatanganan kesepakatan untuk sama-sama menjaga suasana tetap kondusif baik menjelang pemilu maupun pada saat pelaksanaan ataupun paska pemilu sendiri.

Jurnalis : Omdik / Ferry / Bisri

Editor. : Arso

Sumber. : Kanal Lamongan