Baznas dan AGAN Berdayakan Loper Koran

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjalin kerjasama dengan PT Xavier Teknologi Kapital (Agan) melalui program penggalangan dana untuk membantu para loper koran di berbagai daerah. Pemberdayaan bagi loper koran ini diharapkan dapat mengantarkan mereka menjadi mandiri.

Kepala Divisi Layanan Muzaki Baznas, Rulli Kurniawan mengatakan, program ini untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam membantu para Loper Koran dalam meningkatkan penghasilannya.

Rulli mengisahkan, program ini berawal dari kegelisahan terhadap kemajuan teknologi, terutama pertumbuhan smartphone yang meningkat signifikan sehingga orang lebih suka membaca secara online di smartphone daripada koran yang berimbas penjualan koran menurun sangat drastis.

Dalam laporan perspective and media Outlook di 2017, laju global pertumbuhan koran dalam lima tahun ke depan akan terus mengalami penurunan mencapai minus 8,3 persen. Ini merupakan angka terendah dibandingkan media masa konvesional lainnya seperti Majalah, TV, Buku dan Radio yang juga mengalami penurunan minus di angka 3,4 hingga 6 persen. Sedangkan media berbasis internet terus mengalami peningkatan dengan tumbuh sampai 6 persen.

Perubahan tingkah laku masyarakat untuk meninggalkan media cetak dan beralih ke media online membuat loper koran yang biasanya menjajakan koran di pinggir jalan dan di warung mulai tersisihkan, daya jual loper terus mengalami penurunan, membuat mereka harus beralih profesi untuk mempertahankan kehidupan.

“Kami berupaya memberikan pemberdayaan bagi para loper koran untuk dapat lebih produktif dan memiliki penghasilan yang layak melalui pendampingan usaha,” ujar Rulli kepada Kanalindonesia.com di Kantor Pusat Baznas, Menteng, Jakarta, Rabu (19/9/2018).

“Dengan adanya penggalangan dana dari masyarakat melalui rekening Baznas secara nasional maka akan banyak juga loper yang akan diberikan pendampingan usaha,” imbuh Rulli.

Sementara itu,  Co-founder PT Xavier Teknologi Kapital, Rendy Diego Soeadarjo, menjelaskan pihaknya bersama Baznas berinisiatif membantu para loper koran mengikuti perkembangan teknologi.

“Para loper koran masing-masing akan kami berikan satu unit handphone android, satu unit Bluetooth printer, pelatihan, Aplikasi PPOB (Payment Point online Banking) dan modal kerja berupa uang di saldo aplikasi,” jelas Rendy.

Dengan adanya pendampingan usaha ini, kata Rendy, para loper koran akan menjadi Payment point yang dapat melakukan layanan transaksi perbankan, seperti melakukan pembayaran listrik, pembayaran air berlangganan, pembelian pulsa, serta dapat menerima pembayaran infaq, zakat dan sedekah.

Sebelumnya, Baznas dan Agan telah memberikan bantuan kepada 20 loper sehingga penghasilan mereka meningkat.

“Untuk itu mari kita membantu para loper koran agar mendapatkan pendampingan usaha dengan cara berdonasi melalui dompet pemberdayaan loper Baznas,” tutur Rulli. @Rudi