Zaman dan Perjuangannya (1)

oleh : Subadianto, Ketua Fraksi PAS DPRD Kab. Trenggalek

Setiap generasi punya tantangannya. Setiap zaman punya peran sejarahnya. Tantangan dan peran kita saat ini tentu berbeda dengan para pendiri bangsa ini. Jika para pendiri bangsa ini memperjuangkan kemerdekaan bangsa, maka tugas kita adalah mengisi kemerdekaan ini dengan karya-karya nyata kita. Jika mereka berdebat untuk bisa bersepakat tentang dasar-dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, maka tugas kita adalah merealisasikan apa-apa yang sudah menjadi konsensus bersama. Bagi kita, perdebatan mengenai konsensus dasar-dasar kehidupan berbangsa dan bernegara sudah selesai. Saatnya kita bergerak bersama mewujudkan cita-cita nasional sebagaimana yang telah termaktub dalam pembukaan UUD 1945 paragraf ke-4.

Di tengah situasi kondisi dunia yang senantiasa berubah, kita harus mampu merespon perubahan itu secara cermat dan tepat. Begitu juga dalam mengisi kemerdekaan ini, maka kita harus mampu membaca lanskap perubahan apa yang sedang dan akan terjadi pada saat ini dan di masa depan, dan langkah-langkah apa yang perlu kita lakukan?  Pertama, Perubahan lanskap dari sisi demografi. Ini menarik untuk kita perhatikan, karena saat ini dan di masa yang akan datang terjadi perubahan struktur demografi dimana proporsi jumlah penduduk kita akan didominasi oleh generasi baru yang memiliki karakteristik yang berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya.  Mereka generasi yang sangat suka dengan sesuatu yang baru, tantangan baru, gagasan yang baru, cara pikir dan kerja baru yang out of the box, anti-kemapanan, flexible, ketidakteraturan, kurang loyal, trend setter, independen namun tetap bisa berkarya secara kreatif dalam membuat solusi dari berbagai persoalan yang ada.

Indonesia memiliki kesempatan emas dengan berlimpahnya jumlah penduduk usia produktif atau bonus demografi. Ini momentum yang tepat bagi Indonesia untuk mendorong perekonomian nasional naik kelas menjadi negara berpendapatan menengah atas. Jangan sia-siakan bonus demografi ini!  (bersambung)